Tautan-tautan Akses

AS

Partai Republik Rebut Kembali Kontrol di Senat Amerika


Seorang pemilih memberikan suaranya di sebuah bilik pemungutan suara di dalam tempat cuci baju umum di Long Beach, California (4/11). (Reuters/Lucy Nicholson)

Seorang pemilih memberikan suaranya di sebuah bilik pemungutan suara di dalam tempat cuci baju umum di Long Beach, California (4/11). (Reuters/Lucy Nicholson)

Partai Republik telah merebut lima dari enam kursi Demokrat yang mereka butuhkan untuk mengambilalih kekuasaan dalam Senat.

Partai Republik telah merebut kembali kontrol di Senat Amerika dan memperluas dominasinya di DPR dalam pemilu sela hari Selasa (4/11), sehingga memberi partai itu mayoritas di kedua majelis di Kongres dalam dua tahun terakhir masa jabatan Presiden Barack Obama.

Partai Demokrat selama ini menguasai 55 dari 100 kursi Senat, tetapi Partai Republik telah menambah tujuh kursinya sebagai hasil kemenangan di Arkansas, Colorado, Iowa, Montana, North Carolina, South Dakota dan West Virginia.

Sementara hasil pemilihan anggota Kongres Amerika terus berdatangan, golongan Republik telah merebut lima dari enam kursi Demokrat yang mereka butuhkan untuk mengambilalih kekuasaan dalam Senat.

Sepertiga anggota Senat terpilih kembali Selasa, termasuk kursi Kentucky yang dipegang oleh pemimpin Republik dalam Senat Mitch McConnell dari Kentucky. Ia memenangkan masa jabatan keenam.

Partai Republik juga memperkuat mayoritasnya dalam DPR, yang memberi partai itu kekuasaan penuh dalam Kongres dalam sisa dua tahun lagi masa jabatan Presiden Barack Obama.

Tetapi, partai Demokrat juga memperoleh kemenangan besar bagi seorang Senator Selasa. Jaringan-jaringan televisi memproyeksikan kursi Senat dari negara bagian New Hampshire akan tetap dipegang oleh Senator Demokrat, Jeanne Shaheen.

Presiden Barack Obama mengatakan fraksi Demokrat di Senat menghadapi apa yang mungkin merupakan persaingan paling berat sejak 1958, ketika Partai Republik kehilangan 13 kursi Senat di bawah presiden pada waktu itu Dwight Eisenhower.

Sepertiga dari 100 kursi Senat diperebutkan dalam pemilu Selasa. Dan Presiden Obama mengatakan banyak kursi Senat dari negara-negara bagian yang dpersaingkan dengan ketat cenderung jatuh ke tangan Partai Republik.

Hasil itu adalah penolakan yang menggigit bagi Obama, yang walaupun namanya tidak tercantum dalam surat suara tetapi kebijakannya dikatakan tercantum. Obama merencanakan konferensi pers sore hari untuk membahas hasil tersebut dan mengundang para pemimpin Kongres ke Gedung Putih untuk pertemuan hari Jumat guna membahas sejumlah prioritas legislatif.

Senator Republik dari Kentucky, Mitch McConnell, yang dengan mudah memenangkan pemilihan kembali, akan menjadi pemimpin mayoritas Senat. Dia berjanji akan mengupayakan kesepakatan dengan Obama dalam beberapa masalah, tetapi pada malam pesta kemenangan, dia juga bersumpah akan melanjutkan upaya Partai Republik untuk menciutkan pemerintah nasional yang besar.

Sembari mengambil alih kendali Senat Januari mendatang, Partai Republik menambahkan setidaknya 13 kursi di DPR yang beranggota 435, di mana mereka sudah memiliki 233 kursi.

Ketua DPR John Boehner mengatakan Kongres yang dikuasai Partai Republik akan menggarap legislasi energi dan pekerjaan yang katanya telah diulur-ulur Demokrat selama menguasai Senat. Dia mengatakan "saatnya bagi pemerintah untuk mulai mendapatkan hasil."

XS
SM
MD
LG