Tautan-tautan Akses

Parlemen Korea Selatan Setujui Penangkapan Seorang Legislator


Anggota parlemen Korsel, Lee Seok-ki dari Partai Progresif Bersatu (tengah) ditangkap setelah dituduh berkonspirasi dengan Korea Utara (foto: dok).

Anggota parlemen Korsel, Lee Seok-ki dari Partai Progresif Bersatu (tengah) ditangkap setelah dituduh berkonspirasi dengan Korea Utara (foto: dok).

Lee Seok-ki dari Partai Progresif Bersatu dituduh berkonspirasi untuk melangsungkan pemberontakan dengan dukungan Korea Utara.

Para legislator Korea Selatan telah melangsungkan pemungutan suara yang menyetujui penangkapan seorang sejawat mereka atas tuduhan berkonspirasi untuk melangsungkan pemberontakan dengan dukungan Korea Utara.

Majelis Nasional Seoul secara meyakinkan menyetujui pencabutan kekebalan parlemen terhadap Lee Seok-ki dari Partai Progresif Bersatu (UPP), partai minoritas kiri yang hanya memiliki enam kursi di parlemen dengan 298 kursi.

Dinas Intelijen Nasional (NIS) menuduh Lee memimpin sebuah pertemuan di bulan Mei di mana UPP diduga merencanakan menyerang pusat komunikasi nasional dan infrastruktur-infrastruktur lain seandainya berlangsung perang dengan Korea Utara.

Sebelum pemungutan suara dilangsungkan Lee menyebut tuduhan itu sebagai serangan politik terhadap dirinya. Ia juga mengatakan, terlepas dari apakah tuduhan itu benar, langkah untuk menyetujui penangkapan terhadap dirinya merupakan prosedur tidak masuk akal dan brutal di majelis nasional.

UPP mengatakan tuduhan itu dibuat NIS dalam upaya mengalihkan perhatian publik dari tuduhan bahwa dinas intelijen itu berusaha merekayasa pemilu presiden tahun lalu.

NIS pekan lalu menggerebek rumah-rumah dan kantor-kantor milik para pejabat UPP, dan menangkap tiga anggotanya. Penangkapan Lee membutuhkan persetujuan parlemen karena para legislator mendapatkan kekebalan hukum sewaktu parlemen dalam masa kerja.

Tidak jelas apakah pengadilan distrik akan mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Lee.
XS
SM
MD
LG