Tautan-tautan Akses

Pakistan Serukan Penarikan Pasukan dari Gletser Siachen


Kepala Angkatan Darat Pakistan Jendral Ashfaq Parvez Kayani (tengah) memberikan keterangan pers di Skardu, Pakistan, seusai meninjau lokasi gletser Siachen yang menimbun lebih dari 125 tentara Pakistan (18/4).

Kepala Angkatan Darat Pakistan Jendral Ashfaq Parvez Kayani (tengah) memberikan keterangan pers di Skardu, Pakistan, seusai meninjau lokasi gletser Siachen yang menimbun lebih dari 125 tentara Pakistan (18/4).

Kepala Staff Angkatan Bersenjata Pakistan, Jenderal Ashfaq Pavez Kayani, menyerukan penarikan militer dari Gletser Siachen, dimana ribuan pasukan Pakistan dan India telah ditempatkan selama puluhan tahun.

Seruan Kayani itu dikeluarkan 11 hari setelah salju longsor yang sangat besar meratakan satu pangkalan militer yang penting di daerah Kashmir yang disengketakan, tertindih di bawah salju sedikitnya 20 meter, dan mengubur kira-kira 140 tentara dan warga sipil Pakistan.

Berbicara kepada wartawan hari Rabu setelah meninjau zona bencana yang dijuluki medan perang yang paling tinggi itu, Jenderal Kayani mengatakan negaranya sedang mengusahakan penyelesaian semua sengketa dengan India, termasuk Siachen. Ia mengatakan hidup berdampingan dengan damai antara kedua negara yang bertetangga itu sangat penting, agar masing-masing negara dapat memusatkan perhatian pada kesejahteraan rakyatnya.

Baik Pakistan maupun India sama-sama mengklaim seluruh daerah Kashmir yang disengketakan. Gletser Siachen terletak di ujung utara Garis Kekuasaan, garis perbatasan de facto yang memisahkan Kashmir yang dikuasai Pakistan dan yang dikuasai India. Sengketa wilayah atas daerah yang terjal itu telah menyulut dua kali perang antara kedua negara bertetangga dan bersenjata nuklir itu.

Siachen telah disengketakan dengan kekerasan sejak tahun 1984, ketika pasukan India merebut dataran tinggi Gletser sepanjang 78 kilometer itu. Tindakan India tersebut membuat Pakistan menempatkan pasukannya di lokasi dengan ketinggian 6.700 meter di wilayah tersebut.
XS
SM
MD
LG