Tautan-tautan Akses

Organisasi HAM Tuduh Hamas Siksa, Bunuh Warga Palestina


Anak-anak muda Palestina memegang bendera Hamas dalam sebuah demonstrasi dekat perbatasan Rafah antara Jalur Gaza dan Mesir (5/2). (AFP/Said Khatib)

Anak-anak muda Palestina memegang bendera Hamas dalam sebuah demonstrasi dekat perbatasan Rafah antara Jalur Gaza dan Mesir (5/2). (AFP/Said Khatib)

Orang-orang Palestina itu ditarget baik karena mereka adalah saingan politik Hamas ataupun dituduh bekerjasama dengan Israel, menurut Amnesty.

Amnesty International hari Rabu (27/5) menuduh militan Hamas menculik, menyiksa dan membunuh warga Palestina selama Perang Gaza tahun lalu, dan mengatakan berbagai aksi itu setara dengan kejahatan perang.

Dalam laporannya, organisasi hak asasi manusia dunia itu menyatakan 23 orang Palestina ditembak mati dan puluhan lainnya ditangkap dan disiksa oleh militan penguasa Jalur Gaza itu. Menurut Amnesty, warga Palestina itu ditarget baik karena mereka merupakan saingan politik Hamas ataupun dituduh bekerjasama dengan Israel.

Laporan itu juga merinci sebuah insiden brutal di Gaza tanggal 22 Agustus. Organisasi berbasis di London itu menyebutkan “enam orang dieksekusi di hadapan publik oleh Hamas di luar masjid al-Omari, di hadapan ratusan penonton termasuk anak-anak.”

Hamas merebut Gaza dari pemerintahan Presiden Mahmoud Abbas tahun 2007. Sejak saat itu, mereka telah menembakkan ribuan roket ke Israel dan berperang tiga kali dengan negara Yahudi itu.

Lebih dari 2.200 orang Palestina dan 73 orang Israel tewas dalam perang tahun lalu selama 50 hari.

Laporan Amnesty itu juga mengatakan Hamas menculik dan menyiksa orang-orang di sebuah klinik yang sudah tidak beroperasi lagi di kompleks rumah sakit Shifa.

Berbagai rincian itu tertuang dalam laporan berjudul “Strangling Necks: Abduction, torture and summary killings of Palestinians by Hamas forces during the 2014 Gaza/Israel conflict.''

Ini bukan laporan pertama yang dirilis Amnesty terkait perang tahun lalu di Gaza. Maret lalu, organisasi itu menuduh Hamas melakukan kejahatan perang karena meluncurkan roket dan mortar dari daerah sipil di Gaza ke daerah sipil di Israel. Bulan Desember, Amnesty mengecam Israel karena membom hingga rata empat bangunan menjelang akhir perang.

XS
SM
MD
LG