Tautan-tautan Akses

Oposisi Ghana Persoalkan Hasil Pemilu di Mahkamah Agung


Para pendukung capres dari partai oposisi Patriotik Baru, Nana Akufo-Addo, melancarkan protes ata hasil pemilu di Accra, Ghana (9/12).

Para pendukung capres dari partai oposisi Patriotik Baru, Nana Akufo-Addo, melancarkan protes ata hasil pemilu di Accra, Ghana (9/12).

Partai oposisi utama Ghana telah meminta pengadilan tertinggi negara itu untuk membatalkan hasil pemilu presiden yang dimenangkan presiden yang berkuasa, John Mahama.

Partai Patriotik Baru Ghana mengatakan mereka telah mengajukan bukti penipuan dan penyimpangan dalam pemilu sebelumnya bulan ini ke Mahkamah Agung. Partai itu mengatakan, mereka mengumpulkan data dari lebih 26 ribu TPS di berbagai penjuru negara itu.

Menurut hasil resmi, Mahama memenangkan 50,7 persen suara dalam pemilu dengan delapan kandidat tersebut, sementara Nana Akufo-Addo berada di urutan kedua dengan 47,7 persen. Mahama perlu memperoleh mayoritas untuk menghindari pemilu babak kedua.

Para pejabat pemilu mengizinkan sejumlah TPS dibuka pada hari kedua karena masalah teknis yang ditimbulkan mesin pemilu baru telah mengakibatkan penundaan panjang. Mesin-mesin itu memeriksa sidik jari untuk mengidentifikasi para pemilih terdaftar.

Para pengamat pemilu internasional mengatakan pemilu itu berlangsung bebas dan adil meskipun ada masalah logistik.
XS
SM
MD
LG