Tautan-tautan Akses

OPCW: Suriah Telah Musnahkan Peralatan Produksi Senjata Kimia


Konvoi mobil pengawas dari Organisasi Pelarangan Senjata Kimia (OPCW) saat memasuki wilayah Suriah dari perbatasan Masnaa, Lebanon, 1 Oktober 2013 (Foto: dok).

Konvoi mobil pengawas dari Organisasi Pelarangan Senjata Kimia (OPCW) saat memasuki wilayah Suriah dari perbatasan Masnaa, Lebanon, 1 Oktober 2013 (Foto: dok).

Suriah telah memenuhi tenggat untuk menghancurkan peralatan yang digunakan untuk membuat senjata kimia, Kamis (31/10).

Organisasi pengawasan internasional yang mengawasi penghancuran program senjata kimia Suriah mengatakan negara itu telah memenuhi tenggat untuk menghancurkan peralatan yang digunakan untuk membuat senjata kimia.

Organisasi Pelarangan Senjata Kimia (OPCW) mengatakan hari Kamis (31/10), para inspekturnya telah memverifikasi bahwa Suriah telah membuat peralatan-peralatan di semua sarana yang diakui sebagai tempat pengembangan senjata kimia tidak dapat dioperasikan.

Pemerintah Suriah punya waktu sampai Jumat untuk menyelesaikan langkah itu, bagian dari persetujuan yang mengharuskan Suriah menghancurkan seluruh persediaan senjata kimianya sebelum pertengahan tahun depan.

Juga hari Kamis, organisasi hak asasi Amnesty International mengeluarkan laporan yang menyerukan pada negara-negara tetangga Suriah, khususnya Yordania, untuk memastikan bahwa para pengungsi dapat bebas memasuki negara-negara itu dan tidak secara paksa dipulangkan ke Suriah.

Organisasi itu menyoroti usaha-usaha yang telah dilakukan negara-negara tetangga Suriah untuk mengakomodasi lebih dari 2 juta orang yang terpaksa melarikan diri dari pertempuran di Suriah dan kesulitan besar yang dihadapi negara-negara itu untuk memberikan pelayanan kepada para pengungsi. Tetapi Amnesty mengatakan Yordania memberlakukan “pembatasan yang tidak semestinya” pada siapa yang dapat memasuki negara itu.
XS
SM
MD
LG