Tautan-tautan Akses

AS

Obama Minta Kongres Tangguhkan Sanksi Baru Atas Iran


Presiden Amerika Barack Obama di Gedung Putih (Foto: dok).

Presiden Amerika Barack Obama di Gedung Putih (Foto: dok).

Presiden Amerika Barack Obama akan secara langsung meminta Kongres Amerika agar menunda sanksi-sanksi baru atas Iran sementara negosiasi internasional guna mengekang program nuklir negara itu terus berlanjut.

Presiden Amerika Barack Obama hari Selasa (19/11) di Gedung Putih akan menjamu para ketua komisi di Senat Amerika urusan perbankan, hubungan internasional, militer dan intelijen.

Ia akan berbagi informasi terbaru mengenai perundingan di Jenewa antara Iran dan enam negara besar, yang akan dibuka lagi Rabu, dan terus mendorong agar diplomasi bisa berlangsung.

Juru bicara Departemen Luar Negeri Amerika Jen Psaki hari Senin mengatakan “tidak ada keraguan” bahwa dampak dari berbagai sanksi saat inilah yang membawa Iran ke meja perundingan, dan ia meminta agar semua pihak menunggu apa yang bisa dicapai lewat perundingan.

Sejumlah anggota Kongres Amerika mendesak penerapan sanksi-sanksi baru atas Iran dengan alasan langkah tersebut akan semakin menekan Iran agar menghentikan program nuklirnya.

Presiden Iran Hassan Rouhani hari Senin menulis pesan di Twitter bahwa dalam putaran terakhir perundingan di Jenewa, kedua pihak hampir mencapai kesepakatan tetapi mengingatkan “langkah berlebihan bisa memperumit jalan menuju hasil memuaskan bagi kedua pihak.”

Ke-enam negara besar itu – Amerika, Inggris, China, Perancis, Rusia plus Jerman – ingin Iran mengurangi aktivitas pengayaan uraniumnya, sementara Iran ingin mendapat kelonggaran dari sanksi-sanksi yang telah merugikan ekonomi negara itu.
XS
SM
MD
LG