Tautan-tautan Akses

New Orleans Bangun Kembali Kancah Musiknya Setelah Badai Katrina


New Orleans terkenal akan musiknya. Tapi 10 tahun lalu, musiknya ikut tenggelam akibat angin kencang dan banjir bandang yang disebabkan oleh Badai Katrina.

Para musisi bersama warga lainnya meninggalkan kota tersebut, Sebagian upaya untuk mengembalikan New Orleans ke keadaan normal adalah dengan mengembalikan para musisi dan menciptakan sebuah tempat di mana mereka bisa tinggal dan bekerja, dan bermain musik.

"Hilangnya warisan tersebut akan merampas nyawa New Orleans dan merusaknya selamanya," kata Jim Pate, seorang direktur eksekutif organisasi nirlaba Habitat for Humanity di kawasan New Orleans. "Kota kita adalah lingkungan yang unik dan rapuh dan kita membutuhkan para musisi untuk kembali ke tempat ini." The Musicians' Village, ujarnya, adalah, salah satu tempat di mana mereka bisa kembali dan mulai menanam kembali akar mereka.

Dengan bantuan sekitar 40.000 sukarelawan, Habitat for Humanity membangun 72 rumah murah di salah satu kawasan perumahan kota tersebut. Tempat itu termasuk pusat komunitas yang namanya diambil dari musisi jazz terkemuka New Orleans, Ellis Marsalis, yang memiliki gedung pertunjukan dan studio rekaman.

Lebih dari 170 musisi, seperti pemain cello Helen Gillet yang berlatar belakang musik klasik, telah pindah. Ia bergabung dengan kru Habitat for Humanity membangun rumah dan "merasakan perasaan yang memberdayakan karena benar-benar belajar cara membangun rumah, padahal saya pikir saya tidak mengerti apa-apa tentang hal itu. Perasaan yang menyenangkan, dan kemudian bertemu dengan musisi lain dan menjadikan kami semakin dekat."

Kini ia sedang merekam CD dan bekerja sama dengan tetangga-tetangganya, sementara New Orleans merayakan bangkitnya budaya musik kota tersebut yang dinamis.

XS
SM
MD
LG