Tautan-tautan Akses

Milisi Libya Kuasai Kompleks Kedubes AS di Tripoli


Seorang anggota milisia Islamis Fajr Libya (Dawn of Libya) di dalam ruang latihan kebugaran di kompleks kedutaan besar AS di Tripoli (31/8). (AFP/Mahmud Turkia)
Seorang anggota milisia Islamis Fajr Libya (Dawn of Libya) di dalam ruang latihan kebugaran di kompleks kedutaan besar AS di Tripoli (31/8). (AFP/Mahmud Turkia)

Kelompok “Dawn of Libya” – payung kelompok-kelompok milisi Islam – mengatakan telah menguasai kompleks tersebut setelah merebutnya dari milisi saingannya.

Kelompok milisi Islam di Libya mengatakan telah menguasai sebuah kompleks perumahan Kedutaan Besar Amerika yang kosong di Tripoli, sebulan setelah diplomat-diplomat Amerika menyelamatkan diri untuk menghindari bentrokan antara milisi yang saling bertikai di ibukota negara itu.

Beberapa kantor berita pada Minggu (31/8) melaporkan kelompok “Dawn of Libya” – payung kelompok-kelompok milisi Islam – mengatakan telah menguasai kompleks tersebut selama satu minggu, setelah merebutnya dari milisi saingannya menyusul pertempuran selama beberapa minggu untuk menguasai Tripoli dan bandar udara internasional di kota itu.

Jaringan Al Arabiya yang berkantor di Dubai menyiarkan sebuah video yang menunjukkan para pejuang milisi itu melompat dari atap gedung ke sebuah kolam renang di fasilitas Amerika tersebut.

Duta Besar AS Untuk Libya Deborah Jones mengatakan, video itu tampaknya diambil di kompleks perumahan kedutaan. Ia menambahkan kantor kedutaan tampaknya aman dan tidak dijarah.

Beberapa diplomat Amerika menyelamatkan diri ke Tunisia akhir Juli lalu untuk menghindari bentrokan di Tripoli. Amerika mengatakan pihaknya akan menangguhkan seluruh operasi kedutaan hingga kondisi keamanan disana dapat dijamin aman.

Peningkatan aksi kekerasan telah memecah-belah Libya dalam tiga tahun ini, sejak jatuhnya Moammar Gadhafi – diktator yang berkuasa sejak lama. Sementara itu dua majelis legislatif yang saling bersaing – satu di Tripoli dan lainnya di Tobruk – telah memilih perdana menteri mereka sendiri untuk mengatur negara itu.

XS
SM
MD
LG