Tautan-tautan Akses

Menlu Clinton Tanggapi Pembebasan Tahanan Burma


Menlu Amerika, Hillary Rodham Clinton (Foto: dok).

Menlu Amerika, Hillary Rodham Clinton (Foto: dok).

Menteri Luar Negeri Amerika Hillary Clinton melakukan pembicaraan melalui telepon dengan pemerintah Burma untuk upaya pemulihan hubungan diplomatik kedua negara, sehari setelah pembebasan ratusan tahanan politik Burma.

Menlu Amerika Hillary Clinton mengatakan Burma dapat memulihkan hubungan dengan Amerika jika membebaskan seluruh sisa tahanan politik, mengakhiri aksi kekerasan terhadap kelompok minoritas dan memutus hubungan militer dengan Korea Utara.

Dalam kontak melalui telepon dengan Menteri Luar Negeri Burma Wunna Maung Lwin, Menlu Clinton mengatakan Amerika berkomitmen untuk mengikuti arah reformasi bersama rakyat dan pemerintah Burma. Kedua menteri luar negeri juga membahas upaya memulihkan hubungan diplomasi.

Hillary Clinton juga berbicara dengan pemimpin oposisi Aung San Suu Kyi. Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan setelah pembicaraan, Menlu Clinton mengatakan kepada kedua tokoh Burma itu, bahwa Amerika siap membalas setiap tindakan dengan tindakan pula.

Pembicaraan melalui telepon itu dilakukan sehari setelah pemerintah Burma membebaskan ratusan tahanan politik. Pemerintah sipil yang baru berkuasa bulan Maret 2011 lalu dan membuat sejumlah langkah signifikan menuju demokrasi.

Menanggapi hal itu, Amerika dan sejumlah negara Barat telah mengulurkan tangan kepada Burma, menyerukan pembebasan semua sisa tahanan politik, mengupayakan rekonsiliasi dan lebih banyak reformasi politik sebelum sanksi-sanksi internasional atas negara itu dapat dicabut.

XS
SM
MD
LG