Tautan-tautan Akses

AS Tidak Inginkan Konflik dengan Rusia


Menteri Pertahanan Amerika Ashton Carter saat mengunjungi Museum Peringatan Holocaust di Berlin, Jerman (22/6).

Menteri Pertahanan Amerika Ashton Carter saat mengunjungi Museum Peringatan Holocaust di Berlin, Jerman (22/6).

Menteri Pertahanan Amerika Serikat Ash Carter hari Senin (22/6) mengatakan bahwa tidak ada keinginan untuk kembali ke masa "Perang Dingin" maupun untuk memulai konflik baru dengan Rusia. Ia juga berkeyakinan bahwa sanksi ekonomi mulai terlihat efektif dalam melawan "agresi" Rusia di Ukraina.

Carter menyampaikan hal ini dalam sebuah forum di Berlin, di mana ia juga bertemu dengan Menteri Pertahanan Jerman Ursula von der Leyen. Keduanya akan bertolak ke Muenster untuk bertemu dengan menteri pertahanan Norwegia dan Belanda.

Menurut Carter, Barat tidak ingin menjadi musuh Rusia, namun akan membela diri jika diperlukan.

"Ukraina hanya salah satu bagian dari keprihatinan kami yang lebih luas terhadap Rusia saat ini. Sebagai tanggapannya, kami mengambil pendekatan strategis yang kuat namun seimbang, pendekatan yang memastikan Rusia tidak bisa memaksa siapa pun untuk kembali ke masa lalu, sembari menyambut dan mendorong Rusia untuk kembali memandang ke masa depan, "kata Carter.

Carter akan melakukan perjalanan ke Estonia, Selasa (23/6) untuk menghadiri pertemuan dengan Menteri Pertahanan Estonia, Latvia dan Lithuania - negara-negara yang pernah berada dalam pengaruh Moskow dan menjadi bagian dari Uni Soviet.

Pembicaraan berlangsung menjelang pertemuan NATO hari Rabu dan Kamis di Brussels untuk berunding dengan Rusia setelah aneksasi negara itu terhadap Semenanjung Krimea dan apa yang dipandang sebagai dukungan langsung militer Rusia terhadap kelompok separatis di bagian timur Ukraina.

Carter bermaksud untuk membahas usulan AS untuk mengirimkan sejumlah tank dan peralatan militer lainnya untuk melengkapi sebuah brigade untuk latihan militer dan program-program pelatihan lainnya di Eropa Timur. Belum jelas di mana peralatan militer tersebut akan ditempatkan, tetapi ada indikasi bahwa Polandia yang berbatasan dengan Ukraina, bisa menjadi salah satu lokasi.

Para Menteri Pertahanan juga akan membahas peningkatan keterlibatan koalisi dalam memerangi militan Negara Islam. Para pemimpin NATO diperkirakan akan mempertimbangkan pemberian saran tingkat menteri dan bantuan pelatihan lainnya di Irak.

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG