Tautan-tautan Akses

'Memogate' Penyebab Mundurnya Dubes Pakistan untuk AS


Mantan Dubes Pakistan untuk AS, Hussain Haqqani harus mundur akibat diduga terlibat penyusunan memo minta bantuan AS untuk 'mengekang' militer Pakistan (foto:dok).
Mantan Dubes Pakistan untuk AS, Hussain Haqqani harus mundur akibat diduga terlibat penyusunan memo minta bantuan AS untuk 'mengekang' militer Pakistan (foto:dok).

Pakistan telah menunjuk duta besar baru untuk Amerika, kurang dari 24 jam setelah duta besar sebelumnya, Hussein Haqqani diperintahkan mundur sehubungan dengan apa yang disebut media Pakistan sebagai “memogate” Mundurnya Haqqani menyusul klaim bahwa ia meminta bantuan Amerika untuk mengekang militer Pakistan yang kuat itu.

Sherry Rehman, mantan wartawan dan menteri penerangan Pakistan berbicara pada media hari Rabu beberapa jam setelah ia ditunjuk menjadi duta besar Pakistan yang baru untuk Amerika.

Pendahulunya, Hussain Haqqani, diperintahkan mundur setelah satu malam sebelumnya ia dipanggil Presiden, Perdana Menteri dan kepala keamanan Pakistan.

Beberapa minggu sebelumnya, pengusaha Amerika keturunan Pakistan secara terang-terangan menuduh Haqqani menulis surat kepada Amerika, meminta bantuan Amerika membantu mencegah kudeta militer di Pakistan menyusul serangan Amerika yang menewaskan pemimpin al-Qaida, Osama Bin Laden. Surat itu dikirim bulan Mei lalu kepada Laksamana Mike Mullen, pemimpin militer Amerika ketika itu.

Haqqani menolak terlibat dalam penulisan surat itu. Duta besar Rehman mencoba memperkecil dampak surat tersebut.

Rehman menolak pendapat bahwa ini merusak hubungan Pakistan dan Amerika, dengan mengatakan bahwa Amerika mengakui ini adalah “urusan dalam negeri” Pakistan. Sementara mengenai Haqqani ia mengatakan, duta besar itu mundur secara terhormat, untuk menjaga citra Pakistan.

Hari Selasa, perdana menteri Pakistan mengatakan mundurnya Haqqani penting untuk menjamin penyelidikan yang adil atas kontroversi yang ditimbulkan surat itu.

Bagi para pengkritik partai yang berkuasa di Pakistan, dokumen itu merupakan kompromi yang tidak dapat diterima bagi negara yang berdaulat. Sebagai balasan atas bantuan Amerika mencegah kudeta militer di Pakistan, dalam surat itu tertulis, tim keamanan nasional yang baru akan melakukan penyelidikan penuh mengenai tuduhan bahwa Pakistan melindungi bin Laden. Tim yang baru itu juga akan menyerahkan anggota-anggota al-Qaida lainnya dan memastikan badan mata-mata Pakistan memutus hubungan dengan Taliban, jaringan Haqqani dan kelompok-kelompok lainnya.

Mantan bintang pemain kriket terkenal, Imran Khan, yang menjadi tokoh oposisi utama saat ini mengatakan, ia percaya penanggung jawab tertinggi dalam kasus surat tersebut adalah Presiden Pakistan sendiri.

Khan mengatakan, jelas bahwa Haqqani harus mundur dan jika surat itu otentik maka ia bisa dituduh terlibat makar terhadap negara. Khan mengatakan dia bersama partainya meminta agar Mahkamah Agung menyelidiki masalah itu karena pemerintah tak dapat dipercaya menyelidiki hal itu.

Amerika mengatakan tidak pernah menganggap serius surat itu dan tidak yakin kalau itu berasal dari Haqqani.

XS
SM
MD
LG