Tautan-tautan Akses

Kelompok HAM: Makin Banyak Perempuan Dipenjara di Afghanistan


Jumlah perempuan yang dipenjarakan karena melakukan “kejahatan moral” di Afghanistan telah meningkat 50 persen (foto: dok).

Jumlah perempuan yang dipenjarakan karena melakukan “kejahatan moral” di Afghanistan telah meningkat 50 persen (foto: dok).

Human Rights Watch hari Selasa menyatakan jumlah perempuan yang dipenjarakan naik dari 400 orang pada Oktober 2011 menjadi sekitar 600 orang bulan ini.

Human Rights Watch menyatakan jumlah perempuan yang dipenjarakan karena melakukan “kejahatan moral” di Afghanistan telah meningkat 50 persen dalam satu setengah tahun belakangan ini.

Human Rights Watch hari Selasa menyatakan jumlah perempuan yang dipenjarakan naik dari 400 orang pada Oktober 2011 menjadi sekitar 600 orang bulan ini.

“Kejahatan moral” mencakup kabur dari rumah, yang kerap disebabkan oleh penganiayaan dan kawin paksa, serta perzinahan, yang kerap berupa pemerkosaan.

Direktur Human Rights Watch wilayah Asia Brad Adams mengatakan masih saja ada kasus perempuan-perempuan dipenjarakan karena menjadi korban kawin paksa, kekerasan dalam rumah tangga dan pemerkosaan, empat tahun setelah diberlakukannya undang-undang mengenai kekerasan terhadap perempuan dan 12 tahun setelah berakhirnya kekuasaan Taliban.

Kelompok ini mendesak pemerintah Afghanistan agar mencegah peningkatan jumlah perempuan yang dipenjarakan karena “kejahatan moral” di negara Muslim konservatif itu.

Sementara itu, para pejabat di Afghanistan Barat menyatakan sebuah bom pinggir jalan telah menewaskan enam polisi. Menurut pihak berwenang, sebuah mobil yang ditumpangi polisi itu hancur sewaktu melindas bom tersebut hari Selasa di distrik Obe, provinsi Herat.

Para polisi itu ditugaskan untuk menjaga sebuah proyek bendungan. Belum ada yang mengaku bertanggungjawab, tetapi Taliban kerap dituding sebagai pelaku serangan-serangan serupa.

Dalam perkembangan lainnya, ofensif Taliban di Afghanistan Selatan telah menewaskan empat polisi. Para pejabat mengatakan sejumlah besar pejuang Taliban menyerang beberapa pos pemeriksaan keamanan di provinsi Helmand.
XS
SM
MD
LG