Tautan-tautan Akses

Libya akan Bubarkan Semua Milisi Tidak Resmi


Ketua Dewan Nasional Libya, Mohammed Magarief (kiri) dan PM Libya Abdurrahim El-Keib berjanji akan membubarkan milisi-milisi tidak resmi di Libya (foto: dok).

Ketua Dewan Nasional Libya, Mohammed Magarief (kiri) dan PM Libya Abdurrahim El-Keib berjanji akan membubarkan milisi-milisi tidak resmi di Libya (foto: dok).

Pemimpin sementara Libya memerintahkan pembubaran semua kelompok milisi yang tidak resmi, setelah terjadinya aksi protes dan kemarahan publik atas kegiatan mereka.

Ketua dewan nasional Mohammed el-Magarief bertekad akan membubarkan semua kelompok milisi dan kamp-kamp militer yang beroperasi diluar kontrol pemerintah.

Pengumuman ini dikeluarkan setelah tentara mengambil-alih pangkalan-pangkalan milisi di kota Benghazi hari Sabtu, setelah terjadinya bentrokan yang menewaskan 11 orang dan mencederai lebih dari 60 lainnya.

Bentrokan itu terjadi diluar kompleks-kompleks milisi, setelah puluhan ribu penduduk berpawai di kota Benghazi menuntut pembubaran kelompok-kelompok milisi itu. Para demonstran mengusir milisi Ansar al-Shariah dari markas mereka dan mengambil-alih pangkalan-pangkalan milisi bersenjata lainnya di kota Benghazi.

Kelompok Ansar al-Shariah dikaitkan dengan serangan atas konsulat Amerika di Benghazi bulan ini yang menewaskan empat orang Amerika termasuk Dutabesar Christopher Stevens.

Serangan itu terjadi bersamaan waktunya dengan aksi-aksi protes menentang video anti-islam yang dibuat di Amerika. Sejak tergulingnya Moammar Gadhafi, kelompok-kelompok milisi semakin kuat dan punya senjata-senjata otomatis, granat roket dan mobil-mobil pickup yang dilengkapi dengan senapan mesin.
XS
SM
MD
LG