Tautan-tautan Akses

Laporan Kebebasan Pers: Suriah, Negara Paling Berbahaya Bagi Wartawan


Joel Simon, Direktur Eksekutif Kelompok Kebebasan Pers (CPJ) berbasis New York, dalam sebuah konferensi pers di Tokyo, 16 Februari 2010 (Foto: dok).

Joel Simon, Direktur Eksekutif Kelompok Kebebasan Pers (CPJ) berbasis New York, dalam sebuah konferensi pers di Tokyo, 16 Februari 2010 (Foto: dok).

Kelompok kebebasan pers "Committee to Protect Journalists" mengatakan 2013 merupakan tahun yang sangat berbahaya dan menetapkan Suriah sebagai tempat paling berbahaya di dunia bagi wartawan.

Komite Pelindung Wartawan (Committee to Protect Journalists/CPJ) yang berkantor di New York, dalam laporannya hari Rabu (12/2) mengatakan 70 wartawan tewas di seluruh dunia tahun lalu dan 200 lebih ditahan.

Laporan itu mengatakan 29 dari kematian itu terjadi di Suriah, dimana awak media diculik dan yang lainnya harus lari dari negara itu.

Komite itu mengatakan Iran dan Irak juga menjadi tempat yang berbahaya dan kebebasan pers di Mesir paling merosot. Komite itu mengatakan Mesir kini menjadi negara ketiga paling berbahaya bagi wartawan, setelah Suriah dan Irak.

Laporan tersebut mengatakan Rusia dan Turki juga menjadi lebih menekan bagi wartawan tahun lalu, dan Hong Kong tidak lagi menjadi tempat aman bagi wartawan yang menulis mengenai Cina daratan.

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG