Tautan-tautan Akses

Kolonel Rusia Dihukum 12 Tahun atas Tuduhan Mata-mata AS


Seorang veteran Perang Dunia II Rusia melintasi Lapangan Merah di Moskow dalam Perayaan Kemerdekaan Rusia (9/5). Pemerintah Rusia menjatuhkan hukuman 12 tahun penjara atas Vladimir Lazar, seorang kolonel pensiunan karena keterlibatannya sebagai mata-mata

Seorang veteran Perang Dunia II Rusia melintasi Lapangan Merah di Moskow dalam Perayaan Kemerdekaan Rusia (9/5). Pemerintah Rusia menjatuhkan hukuman 12 tahun penjara atas Vladimir Lazar, seorang kolonel pensiunan karena keterlibatannya sebagai mata-mata

Pengadilan Rusia menghukum Vladimir Lazar, mantan perwira tinggi Rusia, 12 tahun penjara atas keterlibatannya sebagai mata-mata AS.

Para pejabat dinas keamanan mengatakan bahwa Vladimir Lazar, seorang mantan perwira tinggi di departemen teknik militer Staff Umum Angkatan Bersenjata Rusia, dinyatakan bersalah di pengadilan kota Moskow karena menjual peta rahasia kepada Departemen Pertahanan Amerika.

Pengadilan telah memutuskan akan memasukkan Lazar ke penjara dengan keamanan tingkat tinggi serta mencabut pangkat militernya.

Jaksa mengatakan Lazar membeli beberapa disk komputer yang memuat lebih dari tujuh ribu gambar peta rahasia Rusia dari seorang kolektor tahun 2008 dan menyelundupkannya ke negara tetangga Belarus, dimana peta tersebut katanya diserahkan kepada seorang agen intelijen Amerika.

Para pejabat mengatakan peta itu dapat digunakan untuk merencanakan operasi militer terhadap Rusia.

Lazar bekerja di Staff Umum Angkatan Bersenjata Rusia di Moskow sebelum pensiun sekitar 10 tahun lalu.
XS
SM
MD
LG