Tautan-tautan Akses

Kekerasan Pecah di Tengah Negosiasi Penyelesaian Kudeta Militer Burkina Faso


Presiden Benin Thomas Boni Yayi berbicara pada media setelah bertemu dengan Jenderal Gilbert Diendere, yang diangkat sebagai pemimpin Burkina Faso, di Ouagadougou, Burkina Faso, 19 September 2015.

Presiden Benin Thomas Boni Yayi berbicara pada media setelah bertemu dengan Jenderal Gilbert Diendere, yang diangkat sebagai pemimpin Burkina Faso, di Ouagadougou, Burkina Faso, 19 September 2015.

Kekerasan pecah di sebuah hotel di ibukota Burkina Faso di mana negosiasi sedang diadakan untuk mengakhiri kudeta militer yang menggulingkan pemerintahan sipil transisi empat hari lalu.

Pendukung pemerintah militer menyerbu hotel di Ouagadougou Minggu pagi (20/9), dan bentrok sebentar dengan para penentang kudeta dan pemimpinnya, Jenderal Gilbert Diendere. Namun, sekelompok tentara yang setia kepada Diendere lah yang membela para pemimpin oposisi saat memasuki hotel untuk mengikuti pembicaraan.

Kekerasan terjadi pada hari dimana para mediator untuk mengakhiri kerusuhan politik di negara Afrika Barat itu diperkirakan akan mengumumkan sebuah resolusi untuk krisis di sana. Presiden Benin Thomas Boni Yayi, yang sedang melakukan negosiasi atas nama blok ECOWAS bersama dengan Presiden Senegal Macky Sall, mengisyaratkan kepada wartawan Sabtu bahwa Presiden interim Michel Kafando dan pemerintahnya akan dipulihkan.

Diendere merebut kekuasaan setelah pengawal elit presiden menyerbu pertemuan Kabinet hari Rabu dan menculik Kafando dan para menterinya.

Kudeta itu memicu protes marah di jalan-jalan Ouagadougou, dan meningkat menjadi bentrokan berdarah antara demonstran dan tentara yang menewaskan 10 orang dan melukai lebih dari 100 lainnya. Kekerasan telah surut hari Sabtu dengan hanya sedikit tentara berpatroli di Ouagadougou.

Pemerintah Kafando ini dilantik setelah penggulingan Presiden Blaise Compaore Oktober lalu karena pemberontakan rakyat. Pemerintah itu telah menetapkan pemilihan pemerintahan permanen baru pada 11 Oktober.

Kudeta itu dikecam oleh Amerika Serikat, Perancis yang pernah menjajah Burkina Faso, PBB dan Uni Afrika, yang menangguhkan keanggotaan negara itu pada hari Jumat. [as]

XS
SM
MD
LG