Tautan-tautan Akses

Jepang Bantu Perusahaan TEPCO Atasi Masalah Fukushima


Bangunan reaktor No.3 di PLTN Fukushima Daiichi tanggal 18 Juli 2013 yang lalu (Foto: dok). TEPCO mengakui bahwa sebagian air yang digunakan untuk mendinginkan reaktor ini bocor dan dikhawatirkan akan menimbulkan dampak pencemaran radio aktif di wilayah ini.

Bangunan reaktor No.3 di PLTN Fukushima Daiichi tanggal 18 Juli 2013 yang lalu (Foto: dok). TEPCO mengakui bahwa sebagian air yang digunakan untuk mendinginkan reaktor ini bocor dan dikhawatirkan akan menimbulkan dampak pencemaran radio aktif di wilayah ini.

Pemerintah Jepang meningkatkan upaya untuk membantu perusahaan yang mengoperasikan PLTN Fukushima yang rusak dalam menanggulangi kebocoran air yang tercemar radioaktif dan berbahaya.

Seorang juru bicara pemerintah mengatakan Perdana Menteri Shinzo Abe akan menginstruksikan pemerintahannya untuk memegang peran yang lebih besar dalam membantu perusahaan Tokyo Electric Power Company (TEPCO) menanggulangi masalah pencemaran radio aktif. Pencemaran tersebut dikhawatirkan akan menjadi masalah darurat bagi kawasan itu.

Para pekerja sedang berjuang untuk menjaga agar air radioaktif tidak merembes keluar dari bak bawah tanah, yang dibangun khusus, ke laut. TEPCO sudah mengakui bahwa sebagian air yang digunakan untuk mendinginkan reaktor yang rusak pembangkit tersebut, telah bocor ke luar pembangkit itu.

Sekretaris Kabinet Yoshihide Suga mengatakan hari Rabu bahwa penanggulangan peningkatan air beracun di pembangkit itu merupakan masalah gawat dan rumit.

Ada keprihatinan yang meningkat akan kemampuan TEPCO dalam menanggulangi keadaan itu. Seorang aktivis nuklir dari organisasi Greenpeace mengatakan kepada VOA bahwa masalah tersebut adalah masalah lingkungan yang gawat.

Gempa bumi kuat dan tsunami yang besar bulan Maret tahun 2011 mematikan listrik pembangkit itu dan sistem pendinginnya, yang menyebabkan pelelehan dalam tiga reaktornya. Ini adalah bencana nuklir paling buruk di dunia sejak kecelakaan Chernobyl tahun 1986 di Uni Soviet.
XS
SM
MD
LG