Tautan-tautan Akses

Izin Keamanan Gudang yang Meledak di Tianjin Bermasalah


Ledakan maut di kota Tianjin, China menewaskan sedikitnya 114 orang dan melukai ratusan lainnya (foto: dok).

Ledakan maut di kota Tianjin, China menewaskan sedikitnya 114 orang dan melukai ratusan lainnya (foto: dok).

Pemilik gudang yang meledak pekan lalu di kota Tianjin, China diduga memanfaatkan hubungan dekatnya dengan para pejabat setempat.

Pemilik gudang yang meledak pekan lalu di kota pelabuhan Tianjin, China timurlaut, memanfaatkan hubungan dekatnya dengan para pejabat untuk memperoleh izin keamanan yang tampaknya dipalsukan. Demikian dilaporkan kantor berita resmi China, Xinhua.

Tuduhan korupsi yang mencuat hari Rabu (19/8) ini kemungkinan akan memperparah kemarahan publik atas insiden ledakan yang menewaskan 114 orang dan melukai ratusan lainnya.

Mantan eksekutif Sinochem Yu Xuewei dan Dong Shexuan, putra mendiang seorang kepala polisi, adalah pemegang saham terbesar Ruihai International Logistics, pemilik gudang yang meledak di Tianjin.

Dalam sebuah wawancara dengan Xinhua, Dong dan Yu mengaku memanfaatkan hubungan erat mereka dengan para pejabat setempat untuk memperoleh berbagai izin, termasuk izin penggunaan lahan, izin keamanan dan izin lingkungan.

Menurut Xinhua, Dong dan Yu juga berusaha menyembunyikan kepemilikan mereka atas perusahaan itu dengan mencatatkan teman dan kerabat sebagai pemegang saham milik mereka.

Kedua orang itu adalah di antara 10 pejabat Ruhai yang ditahan polisi, sementara pihak berwenang melakukan penyelidikan atas insiden ledakan yang tampaknya diakibatkan tidak terpenuhinya standar keamanan.

XS
SM
MD
LG