Tautan-tautan Akses

ISIS Klaim Penyerang di Kereta Jerman sebagai Laskarnya


Para petugas mengamankan lokasi serangan terhadap kereta penumpang di Wurzburg, Jerman (19/7).

Para petugas mengamankan lokasi serangan terhadap kereta penumpang di Wurzburg, Jerman (19/7).

ISIS merilis video di media sosial hari Selasa (19/7), yang menyebutkan seorang pria bernama Muhammad Riyad (17 tahun) sebagai seorang pengungsi Afghanistan yang menyerang penumpang dengan kapak di kereta api di Wurzburg, Jerman.

Video dengan panjang 2 menit 20 detik berbahasa Pashto itu memperlihatkan penyerang memegang pisau kecil, berbicara dalam bahasa Pashto dengan teks penjelasan berbahasa Arab yang berbunyi: "Saya salah satu tentara kalifah dan saya akan melakukan operasi syahid di Jerman.”

"Hai orang-orang kafir, waktu telah berakhir di mana kalian bisa datang ke negara kami dan membunuh orang-orang kami, perempuan, dan anak-anak kami. Tidak ada yang meminta kalian datang, dan penguasa negara tetap diam tentang pembantaian tersebut. Juga tidak ada Muslim yang berani untuk menyatakan tidak setuju dengan kalian. Masa itu telah tiada dan kekalifahan Islam telah didirikan di Irak dan Suriah,” tambah pernyataan itu.

Sebelumnya hari Selasa, Menteri Dalam Negeri Bavaria, Joachim Herrmann mengatakan, polisi telah menemukan bendera ISIS yang dilukis dengan tangan di antara barang-barang milik remaja yang melakukan serangan dengan kapak dan pisau di dalam kereta api hari Senin.

Beberapa orang terluka dalam serangan itu, termasuk beberapa anggota keluarga Tionghoa, dua diantara mereka dalam kondisi gawat.

ISIS mengaku bertanggung jawab atas serangan itu, yang dimuat dalam website kantor berita Aamaq, hari Selasa, tak lama setelah pihak berwenang di Jerman menemukan bendera itu.

Menurut pernyataan itu, penyerang adalah "anggota ISIS," dan merencanakan serangan setelah mendapat panggilan dari kelompok terror itu untuk mendukung dan menyerang negara-negara barat. [ps/ii]

XS
SM
MD
LG