Tautan-tautan Akses

Iran Serukan Gencatan Senjata di Yaman


Presiden Iran Hassan Rouhani Selasa (21/4) menyerukan gencatan senjata di Yaman (foto: dok).

Presiden Iran Hassan Rouhani Selasa (21/4) menyerukan gencatan senjata di Yaman (foto: dok).

Presiden Iran Hassan Rouhani mengatakan Selasa (21/4), usulan gencatan senjata itu untuk menghentikan pertempuran yang berlangsung di sana.

Iran menyerukan gencatan senjata di Yaman, di mana para pemberontak Houthi menguasai sejumlah wilayah dan digempur serangan udara pimpinan Arab Saudi yang mendukung Presiden Abd-Rabbu Mansour Hadi.

Presiden Iran Hassan Rouhani mengatakan Selasa (21/4), usulan untuk menghentikan pertempuran, melangsungkan pembicaraan antara pihak-pihak yang bertikai, dan pembentukan pemerintah yang merangkul semua pihak adalah cara menyelesaikan krisis di Yaman.

Serangan yang telah berlangsung empat pekan itu berlanjut hari Selasa dengan lebih banyak serangan udara terhadap ibukota, Sana'a, yang direbut pemberontak Houthi yang didukung Iran September lalu, terhadap kota Ibb di Yaman barat.

Sementara itu, sebuah kapal induk Amerika bergerak menuju Laut Arab, Selasa, untuk bergabung dengan 10 kapal Amerika lain di perairan dekat Yaman dalam sebuah langkah yang menurut Pentagon untuk memastikan bahwa jalur pelayaran Teluk yang penting tetap terbuka.

Pengerahan kapal-kapal itu dilakukan setelah Dewan Keamanan PBB memberlakukan embargo senjata terhadap para pemimpin Houthi pekan lalu.

Seorang juru bicara Angkatan Laut Amerika membantah kapal-kapal itu akan digunakan untuk mencegat kapal-kapal Iran yang dicurigai menyelundupkan senjata ke para pemberontak Houthi.

Juru bicara Armada Kelima Kevin Stephens mengatakan, ada sejumlah langkah yang bisa diambil Angkatan Laut Amerika jika melihat indikasi adanya senjata di kapal-kapal Iran, termasuk mengajukan permintaan untuk melakukan pemeriksaan langsung ke dalam kapal itu.

Gedung Putih mengatakan, pihaknya memiliki bukti Iran menyuplai senjata dan dukungan lain bagi Houthi.

XS
SM
MD
LG