Tautan-tautan Akses

Iran Bantah Terlibat dalam Perencanaan Serangan di Nairobi


Pusat perbelanjaan 'Westgate' di Nairobi, Kenya dibuka lagi dua tahun setelah serangan teror, pada Juli lalu (foto: dok). Kenya menangkap dua tersangka yang dituduh merencanakan serangan teror di Nairobi.

Pusat perbelanjaan 'Westgate' di Nairobi, Kenya dibuka lagi dua tahun setelah serangan teror, pada Juli lalu (foto: dok). Kenya menangkap dua tersangka yang dituduh merencanakan serangan teror di Nairobi.

Kementerian Luar Negeri Iran mengatakan dua warga Kenya yang ditangkap karena merencanakan serangan di Nairobi, tidak memiliki kaitan dengan Iran.

Iran membantah terkait dengan dua warga Kenya yang ditangkap karena melakukan mata-mata dan merencanakan serangan terhadap sasaran-sasaran Barat di Nairobi.

Pernyataan Kementerian Luar Negeri Iran yang dikutip kantor berita resmi IRNA mengatakan dua warga Kenya itu tidak memiliki kaitan dengan aparat keamanan atau inteljen Iran. Ditambahkannya, publikasi kasus itu dilakukan secara tergesa-gesa dan tidak konstruktif.

Pernyataan itu mengatakan Iran menghargai hubungannya dengan Kenya dan ingin bekerjasama untuk mengklarifikasi kasus tersebut.

Polisi Kenya hari Sabtu (28/11) mengatakan Abubakar Sadiq Louw yang berusia 69 tahun dan Yassin Sambai Juma (25 tahun) mengaku telah menjadi mata-mata bagi Pasukan Quds, unit elit dan rahasia Garda Revolusioner Iran.

Polisi mengatakan keduanya telah beberapa kali melakukan perjalanan dan mendapat uang atas informasi tentang sasaran yang akan diserang dan upaya merekrut orang lain. [em]

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG