Tautan-tautan Akses

Interpol Keluarkan Imbauan untuk Tangkap Penyelundup Migran


Para migran dan pengungsi di Idomeni berjalan melewati area persawahan dalam upaya menyeberangi perbatasan Yunani-Macedonia dekat desa Evzoni, 12 Mei 2016. (Foto: dok).

Para migran dan pengungsi di Idomeni berjalan melewati area persawahan dalam upaya menyeberangi perbatasan Yunani-Macedonia dekat desa Evzoni, 12 Mei 2016. (Foto: dok).

Interpol memasang foto-foto ke-11 tersangka di situs Internet mereka, Kamis (23/6), meminta siapapun yang memiliki informasi agar membantu.

Interpol telah meminta publik untuk membantu mereka memburu 11 penyelundup migran pada hari Kamis (23/6). Organisasi polisi internasional berbasis di Perancis itu telah menangkap 26 orang di beberapa negara yang dituduh terlibat dalam penyelundupan migran.

“Jaringan penjahat yang terlibat tidak memedulikan keselamatan atau kesejahteraan orang-orang yang menggunakan jasa mereka secara illegal, migran hanyalah komoditi bagi mereka untuk diperdagangkan, sementara kita lihat hasilnya tragis di seluruh dunia,” kata Michael O’Connel, direktur unit pendukung operasional Interpol.

Ia mengatakan operasi Hydra bertujuan untuk membongkar jaringan itu, mencegah mereka mengambil untung dari keputusasaan orang-orang dan mengajukan mereka yang bertanggung jawab ke muka hukum. Interpol mendorong siapapun yang memiliki informasi untuk membantu.

Interpol memasang foto-foto ke-11 tersangka di situs Internet mereka hari Kamis (23/6), meminta siapapun yang memiliki informasi agar membantu. Akan tetapi mereka menekankan sulitnya menangkap penyelundup migran, karena korban seringkali tidak bersedia atau tidak dapat memberi rinciannya.

Orang-orang yang dicurigai menyelundupkan migran memperoleh ribuan dolar dari setiap orang yang mereka katakan akan dibawa ke Eropa. Satu kelompok penyelundup Albania menetapkan tariff hingga 16 ribu dolar per orang untuk diselundupkan dengan perahu dari Perancis ke Inggris, sebut Interpol. [uh/ab]

XS
SM
MD
LG