Tautan-tautan Akses

India Perberat Hukuman bagi Kejahatan Remaja


Ibu korban pemerkosaan yang dilakukan sekelompok pemuda yang mengejutkan India pada 2012 ikut demo di New Delhi, India, 21 Desember 2015.

Ibu korban pemerkosaan yang dilakukan sekelompok pemuda yang mengejutkan India pada 2012 ikut demo di New Delhi, India, 21 Desember 2015.

DPR India sepakat untuk menurunkan batas umur seseorang supaya bisa diadili sebagai orang dewasa atas tuduhan melakukan kejahatan serius, menyusul kemarahan akibat dibebaskannya seorang pemerkosa yang terlibat dalam serangan atas seorang perempuan di atas bis di New Delhi tahun 2012.

Perubahan itu disahkan oleh majelis tinggi hari Selasa, yang memungkinkan orang yang berusia 16-18 tahun dihukum paling sedikit tujuh tahun dalam penjara khusus bagi pelanggar kejahatan remaja, yang melakukan “kejahatan keji,” termasuk perkosaan dan pembunuhan.

UU baru itu disahkan menyusul protes luas yang menyerukan menuntut perubahan UU setelah Pengadilan Tinggi Delhi mengatakan, tidak bisa menunda pembebasan pemerkosa muda yang terbukti bersalah itu.

Mahasiswi kedokteran, Jyoti Singh tewas dalam serangan brutal yang dilakukan enam pemuda, ketika ia naik bis pada bulan Desember 2012. Polisi mengatakan, penyerang termuda yang waktu itu berusia 17 tahun, adalah pemerkosa yang paling brutal, yang memukul korban dengan sebatang besi sebelum memperkosa korbannya.

Pemerkosa termuda yang kini berusia 20 tahun itu dibebaskan hari Minggu setelah mendekam di penjara. [ps/ii]

XS
SM
MD
LG