Tautan-tautan Akses

AS

Hubungan AS-Rusia Melangkah Mundur


Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov (kiri) dan mitranya dari AS John Kerry berbincang dalam pertemuan mengenai Suriah di New York (22/9). (AP/Jason DeCrow)

Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov (kiri) dan mitranya dari AS John Kerry berbincang dalam pertemuan mengenai Suriah di New York (22/9). (AP/Jason DeCrow)

Putin menandatangani sebuah dekrit yang menghentikan persetujuan dengan AS dalam pengolahan plutonium kadar senjata, mengutip “tindakan tidak bersahabat” oleh Washington.

Rusia hari Rabu (5/10) menangguhkan sebuah persetujuan dengan Amerika Serikat seputar kerjasama nuklir dan penelitian terkait energi, sebuah perkembangan terakhir yang menunjukkan mundurnya hubungan bilateral kedua negara.

“Sejujurnya saja, ini sangat memprihatinkan,” kata pejabat senior Amerika yang tidak mau disebut namanya kepada VOA.

Presiden Rusia Vladimir Putin hari Senin juga menandatangani sebuah dekrit yang menghentikan persetujuan dengan Amerika dalam pengolahan plutonium kadar senjata, mengutip “tindakan tidak bersahabat” oleh Washington, yang mengacu kepada sanksi yang disponsori Amerika sehubungan tindakan Rusia di Ukraina.

"Pembatalan perjanjian plutonium itu merupakan tragedi karena ini merupakan sektor kerjasama yang mengalami keberhasilan sebelumnya," ujar juru bicara Departemen Luar Negeri Mark Toner dalam sebuah pertemuan Rabu.

Amerika telah menghentikan perundingan gencatan senjata Suriah dengan Rusia di tengah-tengah serangan militer dengan sasaran warga sipil, dan pemerintah Amerika menyatakan mereka sudah habis kesabarannya dengan Moskow. Namun, Menteri Luar Negeri AS John Kerry dan mitrany di Rusia Sergei Lavrov berbicara lagi Rabu tentang Suriah.

Diplomat di Washington dan Moskow mengatakan, Amerika memulai pembicaraan itu, yang juga membahas situasi di Ukraina dan Korea Utara. [jm]

XS
SM
MD
LG