Tautan-tautan Akses

Pemilu Hong Kong, Pemerintah Perlunak Kurikulum Patriotisme


Hong Kong menyelenggarakan pemilu parlemen hari Minggu ini (9/9).

Hong Kong menyelenggarakan pemilu parlemen hari Minggu ini (9/9).

Sehari sebelum pemilu pemerintah membatalkan rencana memperkenalkan kurikulum sekolah patriotisme Tiongkok yang diwajibkan, yang ditentang oleh puluhan ribu orang.

Penduduk Hong Kong pergi ke tempat-tempat pemungutan suara hari Minggu untuk memilih Dewan Legislatif baru, sehari setelah pemerintah membatalkan rencana memperkenalkan kurikulum sekolah patriotisme Tiongkok yang diwajibkan, yang ditentang oleh puluhan ribu orang.

Hampir 3,5 juta orang berhak memilih 40 dari 70 kursi di dewan baru itu, yang mungkin akan meratakan jalan bagi hak pilih bersama menjelang tahun 2017. Jumlah kursi selebihnya akan dipilih oleh kelompok-kelompok kecil pemilih.

Hari Sabtu, pemimpin Hong Kong yang didukung Beijing, Leung Chun-ying mengatakan, rencana kurikulum wajib itu telah dibatalkan, dan sekolah-sekolah akan memutuskan apakah akan mengadakan pelajaran mengenai Tiongkok.

Masyarakat yang marah atas mata pelajaran itu telah meningkat selama berbulan-bulan. Banyak orang khawatir mengadakan mata-mata pelajaran itu merupakan cara yang dilakukan oleh pihak berwenang di Beijing untuk mengindoktrinasi kaum muda kota itu untuk tanpa ragu mendukung Partai Komunis Tiongkok.
XS
SM
MD
LG