Tautan-tautan Akses

AS

Gubernur Michigan Tandatangani UU Hak untuk Bekerja


Ribuan warga berkumpul di gedung DPRD Michigan, memprotes RUU hak untuk bekerja. (AP/Carlos Osorio)

Ribuan warga berkumpul di gedung DPRD Michigan, memprotes RUU hak untuk bekerja. (AP/Carlos Osorio)

Gubernur Rick Snyder dari negara bagian Michigan menandatangani UU yang membuat pemaksaan untuk bergabung dengan serikat pekerja ilegal.

Gubernur negara bagian Michigan Rick Snyder telah menandatangani dua undang-undang mengenai “hak bekerja,” sehingga Michigan menjadi negara bagian ke-24 yang menyatakan pemaksaan karyawan untuk bergabung dengan serikat pekerja merupakan pelanggaran hukum.

Snyder, dari Partai Republik, menandatangani undang-undang itu Selasa (11/12) waktu setempat, setelah dewan perwakilan rakyat negara bagian yang didominasi Partai Republik mengesahkannya.

Lebih dari 10.000 pendukung serikat pekerja memadati gedung dewan dan berdemonstrasi di tengah suhu beku. Mereka mengatakan akan berusaha meminta pengadilan membatalkan undang-undang tersebut.

Menurut undang-undang “hak bekerja” tersebut, karyawan tidak boleh dipaksa bergabung dengan serikat pekerja untuk mempertahankan pekerjaan mereka. Para pendukung mengatakan undang-undang itu melindungi kebebasan karyawan dan menarik dunia usaha.

Para penentang mengatakan undang-undang itu melemahkan serikat pekerja dan memberi pihak manajemen kekuatan lebih besar untuk memotong gaji karyawan dan melakukan pemutusan hubungan kerja.

Michigan adalah pusat industri mobil Amerika dan menempati peringkat kelima di antara negara-negara bagian di Amerika dalam jumlah anggota serikat pekerja.

Para anggota serikat pekerja sangat mendukung pemilihan kembali Presiden Barack Obama. Obama berbicara keras menentang undang-undang itu ketika mengunjungi sebuah pabrik mobil di Detroit pada Senin. Ia mengatakan undang-undang itu murni bermotif politik dan tidak berdasarkan kepentingan ekonomi.
XS
SM
MD
LG