Tautan-tautan Akses

Gubernur Bank Sentral India Kecam Layanan Taksi Uber


Uber dianggap memintas peraturan melakukan transaksi luar negeri oleh gubernur Bank Sentral India (Foto: ilustrasi).

Uber dianggap memintas peraturan melakukan transaksi luar negeri oleh gubernur Bank Sentral India (Foto: ilustrasi).

Gubernur Bank Sentral India Raghuram Rajan kepada NDTV mengatakan bahwa Uber memintas peraturan melakukan transaksi luar negeri dan ini merupakan pelanggaran.

Gubernur Bank Sentral India, mengecam perusahaan Uber, yang sudah berada dalam tekanan karena peristiwa pemerkosaan terhadap seorang penumpang, dengan mengatakan perusahaan taksi Amerika ini melanggar peraturan keuangan India dengan menggunakan sistem pembayaran luar negeri.

Serangkaian kecaman terkait transaksi keuangan perusahaan baru yang berkembang pesat ini, muncul di India awal tahun ini setelah perusahaan taksi domestik mengeluh bahwa Uber tidak mematuhi sistem verifikasi dua langkah untuk pembayaran transaksi internet menggunakan kartu kredit.

Uber memintas peraturan melakukan transaksi luar negeri dan ini merupakan pelanggaran. Demikian keterangan Gubernur Bank Sentral India Raghuram Rajan kepada NDTV.

India tidak akan membiarkan pelanggaran seperti ini terjadi, siapapun yang melakukannya, demikian peringatan yang ia lontarkan.

"Jika negara kita menutup mata terhadap pelanggaran peraturan... maka berarti tidak ada tertib," kata Rajan.

Komentar Rajan disampaikan setelah Uber sebelumnya menimbulkan kontroversi awal bulan, ketika dilarang beroperasi di ibukota India terkait tuduhan pemerkosaan terhadap seorang penumpang perempuan oleh pengemudi Uber.‚Äč

XS
SM
MD
LG