Tautan-tautan Akses

Hindari Eksploitasi, Ethiopia Keluarkan Larangan Mencari Pekerjaan di Luar Negeri


Buruh migran Ethiopia yang mencari pekerjaan di Arab Saudi namun mendapat penolakan tampak di Haradh, Yemen barat, dekat wilayah dimana perbatasannya dipagari oleh Arab Saudi (16/3/2012).

Buruh migran Ethiopia yang mencari pekerjaan di Arab Saudi namun mendapat penolakan tampak di Haradh, Yemen barat, dekat wilayah dimana perbatasannya dipagari oleh Arab Saudi (16/3/2012).

Pemerintah Ethiopia untuk sementara melarang warganya keluar negeri untuk bekerja demi mengatasi penganiayaan dan eksploitasi terhadap migran asal Ethiopia.

Gelombang penganiayaan dan eksploitasi migran asal Ethiopia yang kian meningkat memicu Kementerian Luar Negeri Ethiopia menyatakan larangan bepergian kepada warganya. Dikatakan bahwa larangan itu akan tetap berlaku hingga masalah terkait pekerja Ethiopia di luar negeri diatasi.

Puluhan ribu orang Ethiopia ke luar negeri setiap tahun dalam rangka mencari pekerjaan. Kelompok-kelompok hak asasi menyatakan mayoritas yang meninggalkan negara itu adalah kaum perempuan yang ingin menjadi pembantu rumah tangga di Timur Tengah.

Sebagian akhirnya menjadi korban penganiayaan fisik dan emosi serta kondisi kerja yang buruk. Sebelumnya pada tahun ini, muncul video yang kabarnya memperlihatkan seorang pembantu asal Ethiopia dianiaya di Lebanon. Korban akhirnya bunuh diri.

Para migran Ethiopia lainnya meninggal di laut, sewaktu dalam perjalanan dengan kapal-kapal penyelundup yang tak aman dengan tujuan ke Yaman atau Italia.

Kementerian Luar Negeri menyatakan pemerintah telah membekukan lisensi perusahaan-perusahaan pengirim tenaga kerja ke luar negeri sebagai bagian dari larangan baru itu.
XS
SM
MD
LG