Tautan-tautan Akses

Ekor Pesawat AirAsia Berhasil Diangkat, Kotak Hitam Tak Ditemukan


Tim SAR melambaikan tangan pada helikopter Angkatan Udara dekat bagian pesawat AirAsia bernomor penerbangan 8501 setelah diangkat dari dasar laut (10/1). (AP/Prasetyo Utomo)

Tim SAR melambaikan tangan pada helikopter Angkatan Udara dekat bagian pesawat AirAsia bernomor penerbangan 8501 setelah diangkat dari dasar laut (10/1). (AP/Prasetyo Utomo)

Bila ditemukan, rekaman dalam kotak hitam merupakan kunci untuk mengetahui penyebab jatuhnya pesawat pada 28 Desember lalu, menewaskan ke-162 orang di dalamnya.

Bagian ekor AirAsia, pesawat yang jatuh ke Laut Jawa, sudah diangkat tetapi tim penyelidik Indonesia tidak mendapati kotak hitam di dalamnya.

Bagian terbuat dari besi dengan tulisan "AirAsia" yang tampak jelas itu diangkat ke permukaan laut Sabtu (10/1) dengan menggunakan alat-alat pengapung.

Pesawat itu membawa perekam suara dalam kokpit dan data penerbangan, biasa disebut kotak hitam, dekat ekornya. Bila ditemukan, rekaman dalam kotak hitam merupakan kunci untuk mengetahui penyebab jatuhnya pesawat pada 28 Desember lalu, menewaskan ke-162 orang di dalamnya.

Tim SAR mendeteksi sinyal ‘ping’ dari kotak hitam Penerbangan 8501 itu Jumat, tetapi pejabat-pejabat mengatakan kotak itu tampaknya terhempas keluar dari bagian ekor.

Bagian ekor itu ditemukan Rabu di dasar laut pada kedalaman sekitar 30 meter, sekitar 30 kilometer dari lokasi terakhir pesawat itu yang diketahui.

Pesawat Airbus A320 itu hilang dari layar radar di atas bagian utara Laut Jawa kurang dari setengah perjalanan dalam penerbangan dua jam dari kota terbesar kedua Indonesia, Surabaya, ke Singapura. Sejauh ini baru 48 mayat ditemukan.

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG