Tautan-tautan Akses

Badai Akibatkan Banjir dan Mati Listrik di Filipina Utara


Badai di Filipina

Badai di Filipina

Sebuah badai tropis menghantam Filipina utara, Minggu (5/7), mengakibatkan banjir dan mati listrik di beberapa kota. Pemerintah negara itu mengirim tim-tim pertolongan ke kawasan-kawasan dataran rendah untuk mengevakuasi warga.

Belum diketahui apakah ada, atau berapa jumlah, korban badai tropis Linfa yang bergerak lambat ini. Para pejabat mengatakan, badai itu memicu tanah longsor di sedikitnya dua propinsi di kawasan pegunungan.

Badan metreologi pemerintah memperkirakan, badai dengan kecepatan angin 85 kilometer per jam ini diperkirakan akan meninggalkan negara itu pada hari Senin.

Melchito Castro, kepala badan tanggap bencana regional, mengatakan, kawasan yang paling parah dihantam badai adalah propinsi La Union, di mana 11 kota terendam banjir sehingga banyak warganya terjebak di dalam rumah mereka. Seluruh propinsi itu mengalami mati listrik karena badai menumbangkan tiang-tiang listrik dan memutus kabel-kabelnya.

Sementara itu, kepolisian Filipina melaporkan, sebuah helikopter pribadi jatuh di kawasan pegunungan di propinsi Batangas, di sebelah selatan Manila, saat badai melanda,menewaskan dua orang dan melukai enam lainnya. Masih belum jelas apakah jatuhnya pesawat itu diakibatkan badai tersebut.

XS
SM
MD
LG