Tautan-tautan Akses

AS Minta Yunani Tutup Wilayah Udaranya bagi Rusia


Menlu AS John Kerry mengkhawatirkan keterlibatan militer Rusia dalam konflik di Suriah (foto: dok).

Menlu AS John Kerry mengkhawatirkan keterlibatan militer Rusia dalam konflik di Suriah (foto: dok).

Amerika semakin mencemaskan laporan bahwa Rusia terus mengerahkan kekuatan militernya, termasuk pesawat-pesawat tempurnya, ke Suriah.

Yunani mengatakan Amerika meminta mereka agar mencabut izin bagi pesawat-pesawat Rusia untuk terbang di wilayah udaranya menuju Suriah.

Juru bicara kementerian luar negeri Yunani mengatakan pihaknya sedang mempertimbangkan permintaan tersebut.

Amerika semakin mencemaskan laporan bahwa Rusia terus mengerahkan militernya ke Suriah. Rusia telah lama mendukung rezim Suriah dan Presiden Vladimir Putin mengaku negaranya mengirim senjata dan pelatih militer kesana.

Tetapi minggu lalu, Putin mengatakan terlalu dini untuk mempertimbangkan pengiriman tentara ke Suriah. Katanya, ia ingin membentuk koalisi internasional untuk menumpas teroris dan ekstremis.

Para pejabat Amerika mengatakan telah melihat sejumlah unit rumah mudah alih tiba di sebuah bandara Suriah. Mereka menyebut hal tersebut “langkah persiapan yang mengkhawatirkan” terkait keterlibatan Rusia di Suriah.

Menteri Luar Negeri Amerika John Kerry minggu lalu membahas Suriah dengan Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov.

Kerry mengatakan jika laporan tentang pengerahan militer oleh Rusia di Suriah memang benar, hal itu “bisa memperkeruh konflik, menambah jumlah korban tewas, meningkatkan arus pengungsi dan beresiko memicu konfrontasi dengan koalisi anti-militan ISIS yang berjuang di Suriah.”

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG