Tautan-tautan Akses

AS Kutuk Penambahan Hukuman Penjara bagi Wartawan Azerbaijan


Pengadilan di Baku menghukum wartawan Eynullah Fatullayev dua setengah tahun lagi dalam penjara karena dituduh memiliki narkoba.

Amerika Serikat mengutuk tambahan hukuman penjara bagi seorang wartawan oposisi di Azerbaijan, dengan menyebut penghukuman itu satu langkah ke arah yang salah.

Pengadilan di Baku pada hari Selasa menghukum Eynullah Fatullayev dua setengah tahun lagi dalam penjara karena dituduh memiliki narkoba setelah penjaga di penjara mendapati heroin, yang menurut Fatullayev, ditaruh penjaga dalam sel penjaranya.

Fatullayev sedang menjalani hukuman penjara karena artikel surat kabar yang ia tulis. Departemen Luar Negeri Amerika mengatakan pada hari Rabu, mereka sependapat dengan para pejabat kebebasan pers Eropa yang menyebut tuduhan narkoba tadi “sangat tidak mungkin.”

Departemen Luar Negeri Amerika mendesak Azerbaijan agar menghormati sepenuhnya kebebasan pers, termasuk hak menulis di internet.

Fatullayev adalah redaktur surat kabar 'Everyday Azerbaijan'. Ia dihukum delapan setengah tahun penjara pada tahun 2007 karena sebuah artikel yang kata pemerintah mengandung ancaman terorisme dan menghasut kebencian rasial.

Pengadilan HAM Eropa memutuskan pada bulan April lalu, hukuman penjaranya Fatullayev ilegal.

XS
SM
MD
LG