Tautan-tautan Akses

AS Dukung Program Kesehatan Ibu dan Anak di Afrika

  • Scott Stearns

Seorang ibu hamil tengah diperiksa tekanan darahnya di sebuah rumah sakit di Sierra Leone (foto: dok). Afrika memiliki angka kematian ibu melahirkan (AKI) yang tinggi.

Seorang ibu hamil tengah diperiksa tekanan darahnya di sebuah rumah sakit di Sierra Leone (foto: dok). Afrika memiliki angka kematian ibu melahirkan (AKI) yang tinggi.

Amerika dan Norwegia bekerjasama untuk meningkatkan kesehatan ibu dan anak di Afrika, di mana Menlu AS Hillary Clinton menjanjikan bantuan sebesar 75 juta dolar.

Menlu Clinton mengatakan "Menyelamatkan kaum Ibu dan Memberikan Kehidupan," atau "Saving Mothers, Giving Life", adalah program untuk mengurangi angka kematian ibu pada saat Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan 800 perempuan meninggal ketika melahirkan setiap hari.

"Saya sering berpikir tentang masalah-masalah seperti kesehatan ibu dari perspektif pribadi saya karena saya bersyukur bisa merasakan apa artinya dikaruniai seorang anak. Saya berpikir bagaimana jadinya jika pada bulan Februari yang dingin tahun 1980 saya tidak tahu bahwa fasilitas rumah sakit tersedia. Atau seandainya tersedia, saya tidak benar-benar tahu pasti apakah rumah sakit atau klinik itu buka. Dan saya tidak bisa mengharapkan adanya dokter, bidan atau perawat,” ungkap Clinton.

Program bantuan itu didukung oleh pemerintah Amerika dan Norwegia bersama dengan perusahaan farmasi Merck serta American College of Obstetricians and Gynecologists.

Dimulai di Uganda dan Zambia, program ini dipusatkan pada usaha membantu ibu selama persalinan, dan selama 24 jam pertama setelah kelahiran, karena ada dua kematian dari tiap tiga persalinan dan 45 persen kematian bayi baru lahir terjadi.

Kemitraan pemerintah dan swasta ditujukan untuk memperkuat pelayanan kesehatan daerah dengan membangun klinik dan laboratorium, pelatihan staf, meningkatkan rantai pasokan, membuat pasokan darah yang aman, dan memperbaiki sistem pencatatan.

Menlu Clinton mengatakan sistem kesehatan yang lebih baik tidak bisa dipaksakan dari luar dan harus dilakukan secara demokratis. Jadi setiap negara harus mempunyai pendekatan sendiri berdasarkan kebutuhan dan prioritas individu.

Tapi dia mengatakan ada beberapa hak fundamental yang mendasar, pemerintah meningkatkan belanja mereka sendiri, donor melakukan transparansi, dan anggota parlemen mengurangi hambatan untuk perawatan kesehatan yang lebih baik, termasuk perubahan kebijakan yang memungkinkan lebih cepatnya pengeluaran izin obat- obatan baru.

“Ini berarti mencabut undang-undang yang menghalanginya kemajuan, seperti perlakuan yang tidak adil bagi perempuan dalam begitu banyak bidang. Mengakhiri kekerasan berbasis gender dan diskriminasi. Menciptakan kesetaraan kesehatan untuk perempuan dan laki-laki. Di beberapa negara, perempuan dan anak perempuan dianggap kurang berharga dibandingkan laki-laki, dan mereka diperlakukan seperti itu oleh adat dan hukum,” papar Clinton.

Program Saving Mothers, Giving Life adalah bagian dari Inisiatif Kesehatan Global tahun 2009 pemerintahan Obama, yang mencakup pendanaan untuk meningkatkan nutrisi dan kesehatan reproduksi, serta pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS, Malaria, dan TBC.
XS
SM
MD
LG