Tautan-tautan Akses

Aktivis Hak Hewan Persoalkan Festival Daging Anjing China


Seorang aktivis penyayang binatang (tengah) memohon agar seekor anjing yang dipegangnya tidak dibunuh untuk dikonsumsi dalam festival tahunan di Yulin, wilayah Guangxi Zhuang, dengan menawarkan untuk membelinya dari seorang penjual (dua dari kanan) (Foto: dok).

Seorang aktivis penyayang binatang (tengah) memohon agar seekor anjing yang dipegangnya tidak dibunuh untuk dikonsumsi dalam festival tahunan di Yulin, wilayah Guangxi Zhuang, dengan menawarkan untuk membelinya dari seorang penjual (dua dari kanan) (Foto: dok).

Di Yulin, rumah-rumah jagal seringkali membunuh kucing dan anjing dengan tongkat pemukul, di hadapan binatang-binatang lainnya, untuk meningkatkan kadar adrenalin pada daging mereka.

Para aktivis hak hewan meningkatkan usaha mereka untuk menghentikan festival tahunan daging anjing di China, yang dimulai enam tahun lalu, di Yulin, China barat daya, untuk menarik turis ke wilayah Otonomi Guangxi Zhuang yang miskin.

Layla Wen, koordinator proyek khusus PETA Asia, mengatakan, ribuan anjing dan kucing dibunuh secara brutal dalam festival itu, dan kemudian disajikan di restoran-restoran setempat.

Para aktivis mengatakan, binatang-binatang yang dibunuh itu seringkali merupakan hasil curian. Mereka diangkut hingga ratusan mil dalam kandang-kandang yang penuh sesak tanpa makanan dan air.

Di Yulin, rumah-rumah jagal seringkali membunuh kucing dan anjing dengan tongkat pemukul, di hadapan binatang-binatang lainnya, untuk meningkatkan kadar adrenalin pada daging mereka. Menurut para pedalang, adrenalin yang produksinya dalam tubuh dipicu oleh rasa takut, membuat daging terasa lebih enak.

Namun, sementara kepemilikan binatang peliharaan semakin populer di kalangan kelas menengah China, festival itu semakin meningkatkan kemarahan di media sosial China.

Beberapa kelompok hak hewan China melangsungkan protes publik, dan berusaha menghentikan truk-truk yang menangkut anjing dan kucing ke rumah-rumah jagal. Beberapa kelompok lainnya, seperti Animals Asia Foundation, melakukan usaha yang lebih halus dengan berusaha berkerja sama langsung dengan pejabat-pejabat pemerintah untuk menutup festival itu. [ab/as]

XS
SM
MD
LG