Tautan-tautan Akses

Afghanistan, Pakistan Tingkatkan Kerjasama Lawan Terorisme

  • Ayaz Gul

Penasehat keamanan nasional dan kebijakan luar negeri Pakistan, Sartaj Aziz (Foto: dok).

Penasehat keamanan nasional dan kebijakan luar negeri Pakistan, Sartaj Aziz (Foto: dok).

Pihak berwenang Afghanistan telah mengaitkan meningkatnya serangan-serangan pemberontak di Kabul dan sekitarnya baru-baru ini dengan militan yang bersembunyi di sisi perbatasan Pakistan.

Pakistan mengatakan program anti terorismenya difokuskan pada semua militan yang beroperasi di negara itu tanpa membedakan antara Taliban ‘yang baik” dan “yang jahat”. ​

Sejak kunjungan Asraf Ghani, Presiden Afghanistan yang baru, ke Pakistan bulan lalu, kedua pihak telah melaporkan peningkatan kerjasama ekonomi dan keamanan untuk mendukung upaya-upaya perdamaian regional.

Penasehat keamanan nasional dan kebijakan luar negeri Pakistan, Sartaj Aziz mengatakan serangan baru-baru ini terhadap sekolah yang dikelola militer di Peshawar adalah insiden pertama yang menguji tekad kedua negara untuk bersama-sama melawan para militan yang mengancam mereka.

Aziz mengatakan kepada VOA, Pakistan secepatnya berbagi bukti dengan pihak berwenang pada tingkat tertinggi di Afghanistan mengenai serangan brutal di sekolah itu dan pihak berwenang Afghanistan menanggapi sebagaimana mestinya.

Ini adalah kejadian pertama yang menggunakan mekanisme itu. Jadi ada percakapan tingkat tertinggi antara kedua negara, oleh karena itu dilakukan tindakan terkoordinasi.

Pemimpin Taliban Pakistan, Mullah Fazlulllah, sebelumnya diduga berlindung di daerah-daerah, di sekitar provinsi Kunar di Afghanistan timur setelah lari menghindari operasi-operasi militer di perbatasan. Pasukan keamanan Afghanistan mulai melakukan serangan-serangan di daerah itu , segera setelah serangan di Peshawar tersebut sehingga menewaskan banyak pemberontak yang buron.

Selama bertahun-tahun, Afghanistan telah mendesak Pakistan untuk tidak memberikan tempat perlindungan kepada Taliban Afghanistan dan sekutunya, jaringan Haqqani yang terlibat dalam serangan-serangan maut terhadap penduduk setempat dan pasukan internasional pimpinan Amerika.

Sudah lama diduga bahwa meskipun militer Pakistan menyerang Taliban Pakistan yang melancarkan pemberontakan terhadap negara itu, Pakistan tidak menolak Taliban Afghanistan berlindung di negara itu karena mereka tidak mengancam keamanan Pakistan, dan malahan dapat digunakan untuk melawan pengaruh saingannya, India, di negara yang dikoyak konflik itu.

Pihak berwenang Afghanistan bahkan telah mengaitkan meningkatnya serangan-serangan pemberontak di Kabul dan sekitarnya baru-baru ini dengan militan yang bersembunyi di sisi perbatasan Pakistan.

Afghanistan dan pejabat Amerika yakin pemimpin senior jaringan Haqqani masih berada di Pakistan setelah pindah dari persembunyian mereka di Waziristan Utara dimana operasi besar-besaran terhadap pemberontak di lakukan sejak akhir Juni ini.

Aziz tidak mengesampingkan kemungkinan bahwa sebagian militan Afghanistan mungkin telah bersembunyi di beberapa wilayah Pakistan sebelum serangan di Waziristan itu dilancarkan.

Amerika juga mengakui tren positif dan peningkatan kerjasama antara Pakistan dan Afghanistan itu dan berjanji untuk meneruskan dukungannya untuk lebih mempererat hubungan kedua negara guna memastikan perdamaian regional.​

XS
SM
MD
LG