Zuckerberg Bertemu Trump dan Pengecamnya di Kongres AS

Facebook CEO Mark Zuckerberg testifies before a House Energy and Commerce Committee hearing regarding the company’s use and protection of user data on Capitol Hill in Washington, U.S., April 11, 2018.

Pimpinan Facebook Mark Zuckerberg telah bertemu dengan Presiden Donald Trump dan beberapa anggota Kongres yang mengecam praktek bisnisnya.

Kamis (19/9) petang, Trump mencuit "pertemuan yang baik" di Ruang Oval dan memasang foto pertemuan itu.

Seorang juru bicara Facebook mengatakan pendiri Facebook itu berada di Washington pada hari Kamis untuk bertemu para legislator, “untuk mendengarkan kekhawatiran mereka dan membahas regulasi internet pada masa mendatang.”

Zuckerberg bukan hanya mendengar keluhan dari sebagian pengecam kerasnya di Capitol Hill termasuk Senator Partai Republik, Josh Hawley dari Missouri.

Hawley mengatakan ia meminta Zuckerberg “membuktikan” keseriusannya mengenai privasi data dan persaingan. “Menantang dia agar melakukan dua hal untuk membuktikan FB serius mengenai bias, privasi dan kompetisi. 1.) Jual WhatsApp dan Instagram 2) Tunduk pada audit pihak ke-tiga yang independen mengenai penyensoran. Ia katakan tidak untuk keduanya,” cuit Hawley setelah pertemuan itu.

Zuckerberg juga bertemu dengan senator lainnya termasuk senator Partai Demokrat, Mark Warner dari Virginia dan senator Partai Republik Mike Lee dari Utah. Meskipun dibuntuti wartawan, ia menolak menjawab pertanyaan mengenai pertemuan-pertemuan itu.

Kunjungan Zuckerberg hendak mengalihkan perbincangan di Kongres mengenai pembentukan UU data privasi yang akan memungkinkan pelanggan melarang perusahaan teknologi raksasa seperti Facebook, Google, Amazon dan Apple menggunakan data mereka. [my/ft,uh/es]