Warga Hongkong Tuntut Kebebasan Lebih Banyak

Ratusan ribu penduduk Hongkong turun ke jalan-jalan menuntut lebih banyak kebebasan dari Tiongkok, hari Minggu (1/7).

Ratusan ribu penduduk Hongkong turun ke jalan-jalan untuk menuntut lebih banyak kebebasan dari Tiongkok saat kunjungan Hu Jintao hari Minggu (1/7).
Ratusan ribu penduduk Hongkong itu juga memprotes semakin lebarnya jurang pemisah antara orang kaya dan miskin di Hongkong.

Demonstrasi itu terjadi ketika presiden Tiongkok Hu Jintao melantik kepala eksekutif dan penguasa Hongkong Leung Chun-ying. Pelantikan Leung diadakan tepat 15 tahun setelah Hongkong dikembalikan ke bawah kekuasaan Tiongkok oleh Inggris.

Hu Jintao dalam sambutannya mendukung keberadaan Hongkong sebagai kawasan masyarakat bebas, dan menambahkan, para pejabat Tiongkok tetap bertekad menjalankan sistem satu negara dengan dua sistem pemerintahan, satu untuk Tiongkok daratan dan satu untuk Hongkong.

Leung Chun-ying, seorang konsultan real estat kaya, dikecam banyak orang karena dianggap punya hubungan terlalu dekat dengan Tiongkok. Hongkong dianggap dan diperlakukan oleh Beijing sebagai kawasan administratif khusus.

Ketika upacara pelantikan Leung diadakan, ribuan polisi dikerahkan untuk menjaga keamanan, tapi demonstrasi jalanan itu berlangsung pada umumnya dengan aman.