Presiden AS Donald Trump, Senin (29/7) menandatangani RUU yang didukung kedua fraksi untuk memastikan Dana Kompensasi Korban terkait serangan teroris pada 11 September 2001, tidak akan habis.
"Negara kita berutang kepada Anda masing-masing, utang yang sangat besar, yang tidak pernah akan terbayar. Tapi kami bisa dan akan menepati janji kepada Anda," kata presiden di Rose Garden, Gedung Putih, diapit oleh para responden pertama.
Presiden menyebut para responden pertama "pejuang sejati Amerika." Dana $ 7,4 miliar itu sudah menipis, dan tunjangan terus dikurangi. Undang-undang yang ditandatangani Senin memperpanjang dana hingga tahun 2092, yang pada dasarnya menanggung biaya responden pertama selama sisa hidup mereka.
Komedian dan mantan pembawa acara The Daily Show, Jon Stewart, telah melobi Kongres untuk pengesahan RUU itu dan dalam prosesnya secara terbuka berselisih dengan Senator Rand Paul.
Hari Selasa, RUU itu disahkan di Senat dengan suara 97-2. Paul dan Senator Mike Lee dari Utah memberikan suara menentang RUU tersebut. Sejak 9/11, lebih dari 40.000 orang telah mendaftar untuk mendapat dana tersebut.(my/ka)