Topan Matmo Hantam Taiwan

Seorang anak perempuan berusaha mengendalikan payungnya saat topan Matmo mendekati kawasan pantai di Keelung, Taiwan (22/7). (AP/Wally Santana)

Tidak ada kerusakan parah dilaporkan, meski seorang petani tewas dan seorang wisatawan dilaporkan hilang setelah terseret ke laut.

Badai topan Matmo menghantam Taiwan Rabu (23/7), yang membawa hujan lebat dan angin kuat, kemudian topan tersebut mengarah ke utara menuju China.

Tidak ada kerusakan parah dilaporkan, meski seorang petani tewas dan seorang wisatawan dilaporkan hilang setelah terseret ke laut.

Peringatan banjir bandang dan tanah longsor telah memaksa penutupan pasar keuangan dan sebagian besar sekolah dan kantor pemerintah di Taiwan.

Curah hujan yang mencapai 20 centimeter diperkirakan akan turun sementara badai itu bergerak meliwati pulau itu Rabu.

Topan kategori dua itu mempunyai kecepatan angin sampai 155 kilometer per jam, tetapi telah melemah sedikit ketika topan itu mengarah ke China selatan.

Topan tersebut datang semiggu setelah Topan Rammasun yang menewaskan hampir 100 orang di Filipina, sejumlah lainnya di China dan sedikitnya 11 orang di Vietnam.

Pihak berwenang memperkirakan jumlah yang tewas oleh Topan Rammasun, badai terkuat yang datang ke China dalam 40 tahun, dapat meningkat sementara puluhan orang masih hilang.