Tiongkok Peringatkan AS agar Tak Adakan Pertemuan Resmi dengan Dalai Lama

Dalai Lama disambut oleh Ketua DPR AS John Boehner (tengah) dalam kunjungannya ke Gedung Kongres AS (7/7).

Pejabat Tiongkok mengatakan, Beijing menentang negara manapun yang mendukung berbagai kegiatan yang bertujuan separatis.

Tiongkok telah memperingatkan Amerika Serikat agar tidak mengadakan pertemuan resmi dengan Dalai Lama, yang berada di Washington sebagai bagian dari upacara meditasi keagamaannya selama 11 hari.

Jurubicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Hong Lei mengatakan hari Kamis bahwa Tiongkok menentang negara manapun yang mendukung berbagai kegiatan yang bertujuan sebagai upaya separatis.

Tiongkok menuduh Dalai Lama menganjurkan pemisahan Tibet dari Tiongkok. Pemimpin spiritual Tibet itu mengatakan pada perayaan ulang tahunnya yang ke-76 pada hari Rabu bahwa ia bangga dapat mempraktikkan keyakinannya dalam memisahkan persoalan agama dan politik. Bulan Maret, ia mengundurkan diri sebagai pemimpin politik pemerintah Tibet di pengasingan yang berbasis di India.

Departemen Luar Negeri Amerika menyatakan pihaknya bertemu dengan Dalai Lama hari Selasa untuk membahas dukungan Amerika bagi Tibet.

Dalai Lama juga dijadwalkan mengadakan pertemuan tingkat tinggi dengan para politisi Amerika pada lawatan ini. Namun, belum ada pertemuan resmi yang dijadwalkan dengan Presiden Barack Obama selama kunjungannya di AS kali ini.