Tinjauan: Dinas Rahasia AS Miliki Masalah Internal yang Pelik

Para agen Dinas Rahasia AS terlihat di Gedung Putih, Washington (18/12).

Tinjauan itu mengatakan organisasi tersebut haus akan kepemimpinan yang menghargai inovasi dan keunggulan serta mementingkan akuntabilitas.

Sebuah tinjauan independen telah menyimpulkan bahwa Dinas Rahasia AS perlu sosok pemimpin dari luar organisasi untuk merombak apa yang dianggap sebagai badan “tertutup,” menambah staf dan meningkatkan pelatihan.

Tinjauan itu juga merekomendasikan agar pagar Gedung Putih dinaikkan sampai 1.5 meter supaya lebih sulit dipanjat.

Sebuah ringkasan eksekutif yang dirilis Kamis (18/12) dari tinjauan yang sangat dirahasiakan itu mengungkap berbagai masalah pelik dalam badan yang bertugas melindungi presiden AS dan para pejabat pemerintahan senior lainnya itu.

Tinjauan itu mengatakan organisasi tersebut haus akan kepemimpinan yang menghargai inovasi dan keunggulan serta mementingkan akuntabilitas.

Laporan itu mengatakan Dinas Rahasia atau Secret Service memerlukan pemimpin baru dan kuat yang dapat melakukan perubahan dalam organisasi itu. Ditambahkan, tim-tim pengamanan seharusnya dilatih dalam kondisi yang mirip dengan lingkungan fisik dimana mereka akan beroperasi.

Rekomendasi lainnya menyerukan reformasi terkait perekrutan dan peningkatan jabatan, sementara yang lainnya menyinggung tentang isu-isu disipliner.

Menteri Keamanan Dalam Negeri Jeh Johnson mengatakan sebagian rekomendasi panel tersebut mirip dengan rekomendasi oleh tinjauan lain sebelumnya, banyak diantaranya tidak pernah diterapkan. Dia mengatakan kali ini rekomendasi tersebut tidak boleh diabaikan.