Swiss Serahkan Bukti Kasus FIFA pada Otorita di Amerika

Presiden FIFA Sepp Blatter yang diskors menghadiri konferensi pers di Zurich, Swiss, 21 Desember 2015, setelah dilarang terlibat dalam kegiatan yang berkaitan dengan sepakbola selama 8 tahun.

Pihak berwenang Swiss hari Rabu (30/12) menyerahkan beberapa dokumen bank terkait skandal korupsi FIFA kepada mitra mereka di Amerika.

The Federal Office of Justice FOJ mengatakan paket bukti itu akan digunakan dalam penyelidikan kriminal terhadap beberapa pejabat FIFA yang diduga melakukan penyuapan dan pelanggaran lain. Ditambahkan, “ini terkait beberapa rekening bank yang diduga digunakan untuk menyuap pemberian hak pemasaran turnamen sepakbola di Amerika Latin dan Amerika.”

Beberapa catatan berkenaan dengan badan pemasaran olahraga ISL juga telah diminta. FOJ mengatakan dokumen-dokumen itu sedang dikaji-ulang untuk menentukan apakah relevan dengan penyelidikan di Amerika.

Penyelidikan di Amerika terhadap skandal ISL, yang memerosokkan FIFA dalam krisis, diyakini menarget presiden FIFA yang sedang diskors Sepp Blatter. ISL diketahui telah secara rutin menyuap pejabat-pejabat olahraga, termasuk pendahulu Blatter, Joao Havelange, sebelum ia bangkrut akibat terlibat korupsi tahun 2001.

Awal bulan ini Sepp Blatter diskors selama delapan tahun oleh komite etik FIFA dalam kasus terpisah. Presiden UEFA Michel Platini juga diskors.

Pihak berwenang di Swiss mengatakan telah membekukan aset bernilai 80 juta dolar yang terdapat di 13 rekening bank. Ditambahkan aset-aset itu akan tetap dibekukan hingga proses hukum diselesaikan. [em/al]