Suriah Kecam Barat karena Tolak Rencana Perdamaian Assad

Negara-negara Barat menolak usul Presiden Bashar al-Assad yang bertujuan untuk mengakhiri konflik di Suriah.

Pemerintah Suriah mengecam masyarakat internasional karena menolak usul Presiden Bashar al-Assad yang bertujuan untuk mengakhiri perang saudara di negara itu.
Menteri Penerangan Suriah, Omran al-Zoubi mengatakan negara-negara seperti Amerika Serikat dan sekutu-sekutu Baratnya, yang telah meminta Presiden Assad agar mundur sejak pergolakan menentang kekuasaannya mulai bulan Maret 2011, telah menolak prakarsa Assad “bahkan sebelum menerjemahkannya.”

Al-Zoubi berbicara di Damaskus hari Selasa malam (8/1) setelah pertemuan darurat Kabinet Suriah untuk membicarakan usul tersebut.

Dalam pidato yang jarang hari Minggu, Presiden Bashar al-Assad menguraikan visinya untuk mengakhiri hampir dua tahun pertumpahan darah dengan sebuah rencana yang akan mempertahankan kekuasaannya. Ia menyerukan dialog, tetapi hanya dengan orang-orang “yang belum mengkhianati Suriah.”

Pihak oposisi menolak tawaran tersebut, yang juga mendatangkan kritikan keras dari masyarakat internasional.