Serangan Israel di Suriah Timur Tewaskan Puluhan Orang

Pasukan Israel dalam latihan militer di Dataran Tinggi Golan yang dicaplok Israel 13 Januari 2021. (Foto: dok).

Pesawat-pesawat tempur Israel melakukan serangan udara besar-besaran di Suriah Timur, Rabu pagi (13/1). Serangan itu tampaknya menarget posisi-posisi dan gudang-gudang senjata pasukan dukungan Iran di Suriah. Badan Pengawas HAM Suriah melaporkan, puluhan orang tewas atau terluka akibat serangan tersebut.

Seorang pejabat senior intelijen AS yang mengetahui serangan itu mengatakan kepada Associated Press bahwa serangan udara itu dilakukan berdasarkan informasi intelijen yang disediakan oleh Amerika Serikat, insiden langka mengenai kerja sama yang dipublikasikan antara kedua negara terkait pemilihan target di Suriah.

Pejabat itu mengatakan serangan itu menarget sejumlah gudang di Suriah yang digunakan untuk menyimpan dan mengoperasikan senjata-senjata Iran.

Pejabat AS itu, yang meminta namanya dirahasiakan karena berbicara tentang masalah keamanan nasional yang sensitif mengatakan, Menteri Luar Negeri Mike Pompeo membahas serangan udara itu, Selasa dengan Yossi Cohen, kepala dinas mata -mata Israel, Mossad, pada sebuah pertemuan di restoran Washington Cafe Milano yang populer, Senin lalu.

Kantor berita pemerintah Suriah SANA mengatakan serangan itu menghantam daerah-daerah di dalam dan dekat kota-kota yang terletak di kawasan perbatasan dengan Irak --Deir el-Zour, Mayadeen dan Boukamal. Seorang pejabat militer yang tidak disebutkan namanya dikutip mengatakan pertahanan udara Suriah menanggapi serangan itu tapi tidak memberikan rincian lebih lanjut.

Pasukan Israel dalam latihan militer di Dataran Tinggi Golan yang dikuasai Israel, 13 Januari 2021.

Badan Pengawas HAM Suriah melaporkan sedikitnya 18 serangan terjadi di Deir el-Zour dan beberapa gudang senjata dihantam serangan itu. Organisasi yang berbasis di Inggris itu mengatakan 23 orang tewas, termasuk tujuh warga Suriah, sementara 28 lainnya terluka.

Organisasi itu mencatat 39 serangan Israel di Suriah pada tahun 2020 yang mencapai 135 sasaran, termasuk pos militer, gudang, atau kendaraan. Dalam serangan-serangan itu, setidaknya 217 orang tewas, dan sebagian besar adalah milisi sekutu Iran.

Serangan Israel di Suriah ini terjadi pada saat ketegangan yang meningkat di kawasan itu pada hari-hari terakhir pemerintahan Presiden Donald Trump.

Banyak pihak khawatir, pembalasan atas pembunuhan komandan Iran Qassem Soleimani oleh AS tahun lalu itu mungkin akan terjadi sebelum Trump meninggalkan jabatannya, atau bahwa konflik dapat meletus untuk menggagalkan upaya pemerintahan Joe Biden bernegosiasi kembali dengan Iran terkait program nuklirnya. [ab/uh]