Seniman Kontroversial Swedia Tewas dalam Kecelakaan Lalu Lintas

  • Associated Press

Foto yang diambil pada Maret 2010 ini menunjukkan kartunis asal Swedia Lars Vilks tengah berjalan di salah satu area di Stockholm. Vilks, yang hidup dengan perlindungan polisi sejak 2007, tewas dalam kecelakaan pada 3 Oktober 2021. (Foto: AFP/Francois Campredon)

Seniman Swedia Lars Vilks, yang sejak membuat sketsa Nabi Muhammad SAW dengan tubuh anjing pada tahun 2007 hidup di bawah perlindungan polisi, tewas dalam kecelakaan mobil akhir pekan lalu bersama dua pengawal polisi.

Kepala Kepolisian Swedia Selatan Carina Persson, Vilks, yang berusia 75 tahun, dan dua polisi berpakaian sipil tewas dalam tabrakan dengan truk pada Minggu sore (3/10). Pengemudi truk yang berusia 45 tahun diterbangkan ke rumah sakit karena luka parah.

Persson mengatakan mobil polisi yang dikemudikan oleh salah seorang pengawalnya sedang dalam perjalanan dari Stockholm menuju ke selatan, ketika membelok ke jalur truk. Kedua kendaraan yang tabrakan itu pun terbakar. Kecelakaan terjadi di dekat Markaryd, 100 kilometer timur laut Malmo, kota ketiga terbesar di Swedia.

Foto yang menunjukkan lokasi kecelakaan lalu lintas yang menewaskan kartunis kontroversial Lars Vilks di dekat kota Markaryd di Swedia pada 3 Oktober 2021. (Foto: TT News Agency/ Johan Nilsson via Reuters)

“Untuk saat ini tidak ada hal lain yang menunjukkan sesuatu yang lain, selain bahwa kematiannya karena kecelakaan lalu lilntas,” ujar Persson dalam konferensi pers.

Petinggi lain di Kepolisian Swedia, Anders Thornberg, mengatakan akan melakukan penyelidikan, tetapi diperkirakan “akan memakan waktu yang relatif lama.”

Menteri Kebudayaan Swedia Amanda Lind menyebut hal itu sebagai “kecelakaan lalu lintas yang sangat tragis.”

Vilks umumnya tidak dikenal di luar Swedia hingga saat ia menggambar sketsa Nabi Muhammad SAW dengan tubuh anjing pada tahun 2007. Anjing dianggap najis oleh sebagian konservatif Muslim dan hukum Islam umumnya menentang setiap penggambaran nabi karena khawatir hal itu dapat mengarah pada penyembahan berhala.

Lars Vilks di Stockholm, 10 Maret 2010.(REUTERS)

Kelompok teroris Al Qaeda pernah menawarkan hadiah kepada siapa pun yang dapat membunuh Vilks. Pada tahun 2010, dua laki-laki mencoba membakar rumahnya di bagian selatan Swedia. Sejak saat itu Vilks dipaksa hidup di bawah perlindungan polisi “karena menggunakan kebebasan berekspresi dan artistiknya,” ujar Lind hari Senin.

Selama bertahun-tahun Vilks menghadapi ancaman pembunuhan. Pada tahun 2014, seorang perempuan dari Pennsylvania mengaku bersalah berencana membunuh Vilks.

Tahun berikutnya semua seminar kebebasan berbicara yang dihadiri Vilks di Kopenhagen, Denmark, diserang oleh seorang laki-laki bersenjata yang membunuh sutradara film Denmark dan melukai tiga polisi.

Vilks, yang secara luas diyakini sebagai target dalam serangan di Denmark tahun 2015 itu, diselamatkan tanpa cedera apapun oleh para pengawalnya. Laki-laki bersenjata itu kemudian membunuh seorang penjaga keamanan Yahudi di luar sebuah sinagoga dan melukai dua petugas lagi sebelum tewas dalam baku tembak dengan polisi.

Teknisi forensik memeriksa tempat kejadian kecelakaan yang menewaskan tiga orang termasuk artis Swedia Lars Vilks, di luar kota Markaryd, Swedia, 4 Oktober 2021. (Kantor Berita TT / Johan Nilsson / via REUTERS)

Polisi mengatakan mereka tidak tahu mengapa mobil Vilks melaju di jalur yang salah, tetapi mereka sedang menyelidiki apakah hal itu dikarenakan meledaknya salah satu ban mobil. Mobil itu tidak memiliki ban anti-bocor. Kecelakaan itu terjadi di jalan raya E4 utara-selatan pada Minggu sore. Mobil polisi yang tidak bertanda itu tampaknya sempat menabrak pagar pembatas kabel yang memisahkan jalur utara-selatan, ujar perwira polisi senior Stefan Siteus dalam konferensi pers itu.

“Kami telah menemukan residu ban di E4 sebelum kecelakaan, dan kami mencari kemungkinan bahwa ada semacam ledakan ban,” tambahnya.

Harian Dagens Nyheter mengatakan pasangan dari seniman itu telah mengonfirmasi kematiannya. Hingga kini penyebab dari kecelakaan tersebut masih diselidiki.

Vilks sebelumnya tidak begitu dikenal di luar Swedia hingga dia menggambar sketsa yang dinilai menghina Nabi Muhammad. [vm/pp], [em/lt]