Selandia Baru mengatakan pada Senin (11/4) akan mengirim sebuah pesawat C-130 Hercules dan 58 personel ke Eropa untuk lebih jauh mendukung Ukraina melawan invasi Rusia.
Tim akan melakukan penerbangan ke seluruh Eropa untuk mengangkut peralatan dan pasokan ke pusat-pusat distribusi, tetapi tidak akan memasuki Ukraina, kata Menteri Pertahanan Peeni Henare dalam sebuah pernyataan.
Pemerintah Selandia Baru juga mengatakan akan menyumbangkan $9 juta (NZ$13,1 juta) tambahan untuk dukungan militer, hukum dan hak asasi manusia.
Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern memberi isyarat saat konferensi pers di parlemen, di Wellington, Selandia Baru, 23 Maret 2022. (Foto: via AP)
Perdana Menteri Jacinda Ardern mengatakan dukungan Selandia Baru itu diberikan untuk membantu Ukraina mengusir invasi Rusia karena perdamaian di kawasan Eropa sangat penting bagi stabilitas global.
Arden mengatakan: “Kebutuhan Ukraina tetap besar, mendesak dan berubah dengan cepat. Tanggapan global terhadap pelanggaran hukum internasional yang kejam ini tidak akan berhenti sampai Rusia berhenti. Dan dengan demikian, negara-negara di seluruh dunia telah menjanjikan jumlah dukungan militer yang belum pernah terjadi sebelumnya, terutama dengan munculnya bukti-bukti kejahatan perang dan jumlah korban tewas warga sipil yang terus meningkat.”
“Serangan terang-terangan terhadap kedaulatan suatu negara merupakan ancaman bagi kita semua dan itulah mengapa kita juga memiliki peran yang signifikan,” tambah Ardern.
Rusia menyebut aksinya di Ukraina sebagai “operasi khusus.” [lt/ab]