Sekjen PBB, Presiden Ukraina dan Turki akan Bertemu

  • Margaret Besheer

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan berjabat tangan dengan Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres saat mereka bertemu di Ankara, Turki, 25 April 2022. (Foto: via Reuters)

PBB pada Selasa (16/8) mengatakan, Sekjen PBB Antonio Guterres pada Kamis (18/8) akan bertemu Presiden Volodymyr Zelenskyy dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan di Ukraina barat.

Juru bicara PBB Stephane Dujarric mengatakan undangan untuk pertemuan tiga pihak itu dibuat oleh Zelenskyy. Para pemimpin mewakili tiga dari empat anggota prakarsa Biji-Bijian Laut Hitam. Rusia adalah anggota keempat.

Persetujuan itu yang ditandatangani di Istanbul pada 22 Juli telah memungkinkan ekspor biji-bijian Ukraina ke pasar internasional, dan menghapus beberapa hambatan pada penjualan pupuk dan pangan Rusia.

Sekitar 20 juta ton metrik biji-bijian Ukraina terperangkap di dalam silo dan di dalam sekitar 24 kapal di pelabuhan Ukraina di selatan sejak invasi Rusia ke Ukraina pada 24 Februari. Situasi ini menaikkan harga pangan di pasar global, sementara Program Pangan Dunia memperingatkan bahwa 345 juta orang di 82 negara kini menghadapi ketidakamanan pangan yang akut, sedangkan 50 juta orang di 45 negara kini berada di ambang kelaparan.

BACA JUGA:

Kapal Tiba di Chornomorsk untuk Angkut Jagung Ukraina

Sebelum perang, ekspor pangan Ukraina memberi makan sekitar 400 juta orang di seluruh dunia.

Prakarsa Biji-Bijian Laut Hitam itu telah dilaksanakan secara mulus sejak Pusat Koordinasi Gabungan JCC yang mengawasi operasi ekspor itu dioperasikan online pada 27 Juli.

Sejak itu JCC telah memberi otorisasi kepada 21 kapal untuk meninggalkan Odesa, Chernomorsk, dan Pivennyi di Ukraina selatan dan mengangkut 563ribu 317 ton metrik biji-bijian dan pangan lain. Limabelas kapal lagi sudah diperbolehkan memasuki pelabuhan untuk menjemput kargo pangan. Mereka berlayar melewati koridor kemanusiaan kelautan di Laut Hitam. [jm/ka]