Sekjen PBB Desak Gaddafi agar Hentikan Kekerasan

Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon mengaku cemas dan terkejut dengan tindakan pasukan keamanan Libya.

Sekjen Ban Ki-moon berbicara lewat telepon dengan pemimpin Libya Moammar Gaddafi dan mendesaknya untuk menghentikan kekerasan terhadap para demonstran.

Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon mengatakan penindasan oleh Libya terhadap para demonstran anti-pemerintah membuatnya marah, dan ia mendesak pemimpin Libya Moammar Gaddafi untuk segera menghentikan kekerasan.

Berbicara dalam kunjungannya ke Los Angeles, Senin, Ban mengatakan dia berbicara lewat telepon selama 40 menit dengan Gaddafi dan menyampaikan desakannya tersebut Ban mengatakan Gadhafi menjawab dengan memberikan penjelasannya mengenai apa yang terjadi di Lib

Ban mengatakan dirinya cemas dan terkejut melihat gambar-gambar pasukan keamanan Libya menembaki para demonstran dengan menggunakan pesawat tempur dan helikopter, tindakan yang ia sebut sebagai pelanggaran serius hukum kemanusiaan internastional. Kata Ban, ia mengatakan kepada Gaddafi bahwa HAM, kebebasan berkumpul dan kebebasan berbicara harus dilindungi sepenuhnya.

Dewan Keamanan PBB akan mengadakan rapat darurat mengenai kekacauan di Libya, Selasa pagi. Wakil Duta Besar Libya di PBB Ibrahim Dabbashi meminta diadakannya pertemuan tersebut setelah dia berbalik menentang Gaddafi dan menyerukan penggulingan pemimpin Libya itu. Dabbashi mengatakan dirinya dan para diplomat Libya lainnya di New York menghendaki tindakan internasional untuk menghentikan tindakan Gaddafi yang menurutnya, telah membantai rakyat Libya.