Sebuah Rumah Sakit di Suriah Hancur Diserang Pesawat Tempur

Foto yang dikirim oleh organisasi Doctors Without Border ini menunjukkan sebuah rumah sakit di provinsi Idlib yang hancur akibat terkena serangan udara (15/2).

Syrian Observatory for Human Rights yang berbasis di Inggris, dan memantau kekerasan di Suriah, mengatakan serangan udara itu diyakini dilakukan oleh pesawat tempur Rusia, yang menewaskan dan melukai puluhan orang.

Serangan udara di Suriah barat laut, Senin (15/2) menghancurkan sebuah rumah sakit yang dibantu oleh organisasi Doctors Without Border.

Organisasi bantuan internasional itu, yang dikenal dengan singkatan Bahasa Perancis MSF, mengatakan empat roket mengenai gedung di Maaret al-Numan di provinsi Idlib itu dan bahwa delapan staf-nya hilang.

“Ini tampaknya serangan yang disengaja terhadap gedung kesehatan, dan kami mengutuk serangan ini dengan sekuat-kuatnya,” kata Massimiliano Rebaudengo, Kepala Misi MSF. “Penghancuran rumah sakit ini mengakibatkan penduduk setempat yang berjumlah kira-kira 40 ribu orang tidak mempunyai akses ke pelayanan medis di satu zona konflik yang aktif.”

Organisasi itu mengatakan rumah sakit yang memiliki kapasitas sebanyak 30 tempat tidur itu mempunyai 54 orang staf, dua meja operasi, satu bagian berobat jalan dan satu kamar darurat.

Syrian Observatory for Human Rights yang berbasis di Inggris, dan memantau kekerasan di Suriah, mengatakan serangan udara itu diyakini dilakukan oleh pesawat tempur Rusia, yang menewaskan dan melukai puluhan orang.

Juga hari Senin, sebuah misil mengenai sebuah rumah sakit anak-anak di kota Azaz, Suriah utara, menewaskan sedikitnya 10 orang. [gp]